Sanksi penalti diharapkan buat Verstappen lebih hati-hati

Direktur Balap Formula 1 (F1) FIA, Charlie Whiting, mengatakan bahwa poin penalti yang diterima Max Verstappen akan membuatnya “memperhatikan” tindakannya pada balapan di masa depan.

Sebelumnya, Verstappen dan Vettel mengalami senggolan di tikungan ke-14.

Verstappen berusaha menyalip Vettel untuk merebut posisi ketiga, tetapi ia menabrak pebalap Jerman itu hingga melintir pada lap ke-43.

Hal itu membuat posisi Vettel melorot hingga ke urutan ketujuh dan Verstappen menerima hukuman penalti 10 detik dan dua poin penalti, yang membuatnya turun ke peringkat kelima di belakang Lewis Hamilton dalam hasil balapan terakhir, sementara Vettel pun finis di posisi kedelapan.

Direktur FIA Cahrlie Whiting merasa perlu memperingatkan Verstappen tentang standar mengemudi karena dia terlibat dalam bentrokan lain pada minggu lalu dengan Lewis Hamilton (Mercedes) pada awal Grand Prix Bahrain dan merasa penghitungan poin penaltinya akan cocok sebagai peringatan.

Jika dihitung totalnya, Verstappen saat ini sudah mengumpulkan lima poin penalti. Seorang pebalap secara otomatis tidak boleh mengikuti satu balapan jika sudah menyentuh batas maksimal 12 poin dalam periode satu tahun.

“Saya tidak berpikir ada kebutuhan untuk berbicara dengan Verstappen. Saya pikir dia membuat kesalahan dan dia dihukum untuk itu,” kata Whiting, seperti dikutip dari Crash.net.

“Mungkin ada sedikit kritik, tetapi itulah titik penalti untuk itu. Mereka ada di sana untuk menghentikan kebiasaan-kebiasaan. Itu akan membuatnya menyadari bahwa dia mendapat lima poin penalti sekarang jadi dia akan sedikit lebih berhati-hati,” ucapnya.

Pebalap F1 terakhir yang mendapat hukuman suspensi satu balapan adalah Romain Grosjean setelah melakukan kesalahan pada tikungan pertama pada awal Grand Prix Belgia 2012 yang membuatnya dilarang untuk balapan di Italia.

Comments