Selebrasi Marquez tak sindir fans Rossi

Menang di GP Amerika, Marc Marquez memang torehkan sejumlah rekor penting. Marquez menjadikan dirinya sebagai Raja di sirkuit Amerika (COTA) setelah mempertahankan gelar yang diraihnya sejak tahun 2013. Semenjak naik ke kelas premium dan berlaga di MotoGP Austin, Marquez tak pernah absen jadi juara.

Bahkan saat dirinya penuh tekanan setelah melewati seri kedua MotoGP Argentina dengan sederet hukuman. Terutama kasus yang menimpanya dengan Valentino Rossi.

Tak heran apapun yang Marquez lakukan di GP Amerika, pasti tak lepas dari sorotan dan dihubung-hubungkan dengan Rossi. Termasuk selebrasinya di motor dengan mengepalkan tangan ke arah tribun.

Marquez menjelaskan selebrasi tersebut adalah untuk seorang anak kecil. Saya telah berjanji pada seorang anak yang saya temui di Brasil. Saya ada di sana untuk membantu UNICEF dan salah satu dari anak-anak melakukan tarian khusus, membuat gerakan itu dengan tangannya,” tegas Marquez.

Penjelasan Marquez tersebut sekaligus mematahkan prasangka bahwa ia sengaja melakukannya di depan fans Valentino Rossi. Marquez sendiri sempat dicemooh para penonton saat masuk parc ferme.

Lakukan beragam selebrasi

Masih jauh dari seri terakhir, Marc Marquez lakukan beragam selebrasi bak juara. Melihat rekor yang ditorehkannya di sirkuit tersebut, Marquez boleh saja berbangga.

Selain selebrasi mengepalkan tangan ke kerumunan yang kebetulan banyak terdapat fans Rossi, Marquez juga melakukan gaya dab ala pesepakbola Paul Pogba diatas motornya.

Namun yang tak dilupakan adalah lap of honour dengan mengibarkan bendera Nicky Hayden. Selebrasi ini  ditujukan untuk menghormati Nicky Hayden yang meninggal dunia akibat kecelakaan tahun lalu.

“Saya ingin melakukan selebrasi kehormatan dengan bendera Nicky karena dia adalah teman baik dan pembalap penting untuk Amerika dan untuk Honda. Saya merasa itu adalah momen yang tepat,” ujar Marquez.

Kemenangan di GP Amerika sekaligus menempatkan Marquez di posisi dua klasemen sementara MotoGP dengan 45 poin dan hanya berjarak 1 poin dari Andrea Dovizioso. Seri MotoGP semakin kompetitif setelah 3 kali balap dijuarai oleh 3 rider yang berbeda.

 

 

 

 

 

Comments