Lima pemain Indonesia yang layak main di luar negeri

Bakat muda Indonesia sudah mulai banyak dilirik oleh klub luar negeri. Kami melihat siapa saja yang layak bermain di luar Indonesia.

Pemain muda Indonesia banyak dipuji karena kelincahan dan kecepatannya. Meski berpostur tak tinggi besar, pemain-pemain Indonesia mampu berlari kencang dan memainkan sepak bola cepat.

Bambang Pamungkas dan Elie Aiboy pernah menjadi ikon klub asal Malaysia, Selangor FA, dengan berbagai gelar juara. Sementara di era yang lebih lama, Rochy Putiray dan Ricky Yakobi melanglang buana hingga Hong Kong dan Jepang. Di era kontemporer, nama Andik Vermansyah terus dilirik tim-tim seputar Asia Tenggara.

Bakat-bakat itu tampaknya belum habis. Kemampuan para pemain muda Indonesia kini telah banyak menarik minat klub negara lain. Tim nasional U-19 di bawah asuhan Indra Sjafri di tahun 2013 dan edisi kedua tahun 2017 layak menjadi patokan bakat-bakat terbaik Indonesia. Evan Dimas memimpin kawan-kawannya meraih Piala AFF U-19 di tahun 2013 lalu, meski gagal total di Piala Asia U-19 tahun berikutnya. Sementara Egy Maulana Vikri telah dikaitkan dengan sejumlah klub Eropa. Kami merangkum pemain Indonesia di bawah 23 tahun yang layak berkarier di luar negeri. Yang tidak ada dalam daftar ini bukan berarti ia tak layak!

1. Hansamu Yama Pranata

Kapten timnas U-23 ini layak memimpin para pemain muda Indonesia untuk berkarier di luar negeri. Posturnya yang tinggi besar membuat dirinya menjadi pilihan utama Luis Milla di tim nasional. Di klubnya sekarang, Barito Putera, namanya tak tergantikan di lini belakang. Mentalnya yang tenang dan kemampuannya membaca bola menjadi bekal yang cukup bagi Hansamu untuk berkarier di luar negeri. Thailand, Malaysia, dan sejumlah negara di Asia Timur layak jadi destinasinya.

2. Rezaldi Hehanusa

Dianggap sebagai bek kiri paling modern di sepak bola Indonesia. Ia mulai dilirik Luis Milla ketika berseragam Persija Jakarta musim lalu. Namanya mencuat karena kemampuannya membantu serangan lewat sisi kiri. Ia turut membantu menyuplai bola lewat umpan-umpan terukurnya dan terkadang membahayakan gawang lawan melalui tendangan kerasnya dari luar kotak pinalti. Kedisiplinannya dalam pertandingan perlu ditingkatkan sebelum ia pergi dari Jakarta. Thailand menjadi negara yang paling cocok untuk mengembangkan gaya bermainnya yang modern.

3. Septian David Maulana

Tak banyak pemain yang berposisi seperti dirinya. Ia bisa diplot sebagai penyerang maupun gelandang serang. Di Mitra Kukar, beberapa kali ia bahkan dipasang sebagai sayap kiri. Kemampuannya mengecoh lawan dengan pergerakan tanpa bola sering membawa Septian David pada situasi peluang emas untuk mencetak gol. Tak heran, ketika di Sea Games 2017 lalu, catatan golnya lebih bagus daripada penyerang murni yang dimiliki Indonesia. Ia layak bermain di kawasan Asia Timur yang banyak bermain dengan teknik tinggi.

4. Gavin Kwan Adsit

Gavin Kwan mungkin jadi salah satu pemain Indonesia yang punya banyak posisi bermain. Ia bisa bermain sebagai penyerang, sektor sayap, hingga gelandang. Di bawah asuhan Indra Sjafri ia sempat menjadi pemain terbaik HKFA di Hong Kong bersama Timnas U-18. Pencapaiannya itu membuat dirinya direkrut klub asal Rumania, CFR Cluj. Kemampuannya untuk bertahan dan menyerang sama apiknya. Bersama Rezaldi ia turut dianggap mengubah gaya permainan bek sayap Indonesia yang mulai berani masuk ke samping kotak pinalti lawan. Klub-klub Eropa Timur yang pernah menjadi habitatnya layak menjadi destinasi berikutnya bagi pemain blasteran ini.

5. Egy Maulana Vikri

Egy menjadi starlet paling mencolok di Asia Tenggara untuk saat ini. Beberapa kali ia disebut sebagai ‘Messi dari Indonesia’, meski hal ini menjadi beban untuk dirinya. Kemampuannya mengocek bola dan menciptakan gol dari situasi sulit menjadi salah satu keunggulan Egy. Pemain berusia 18 tahun ini bahkan telah dipercaya Luis Milla di kelompok umur yang lebih tua. Dirinya bahkan telah duhubungkan dengan klub-klub asal Eropa Barat, seperti Real Madrid, Getafe, Benfica, dan Sporting Lisbon. Hanya konsistensi dan semangat pantang menyerah yang membuat kepindahannya ke klub itu bakal cepat terrealisasi.

Apakah kami melewatkan calon bintang masa depan yang layak bermain di luar negeri?

Beri tahu kami di kolom komentar!

Kredit foto Goal Indonesia.

 

Comments