Cleiton Silva: Fokus Chiangrai United ke liga Thailand

Paul Williams

Paul Williams mewawancarai bintang asing andalan Chiangrai United, Cleiton Silva, tentang harapan klubnya bersaing di Thai League 1 2018.

Menurut Cleiton Silva, pencetak gol terbanyak Thai League sepanjang sejarah, Chiangrai lebih fokus untuk tampil prima di Thai League 1 ketimbang ambisi menembus fase grup Liga Champions Asia.

Sebagai pemenang Piala FA Thailand tahun lalu, Chiangrai memperoleh jatah play-off dan akan menghadapi wakil Indonesia, Bali United, Selasa mendatang. Bali berhasil lolos setelah mengalahkan Tampines Rovers 3-1 awal pekan lalu.

Pemenang pertandingan itu akan menghadapi raksasa China, Shanghai SIPG, pada babak terakhir play-off. Silva mengakui, bukan perkara mudah untuk mencapai fase grup.

“Kami harus menghadapi Shanghai SIPG dan realistis saja, sulit mengalahkan mereka,” tukas Silva kepada FOX Sports Asia.

“Pertandingan hanya berjalan satu kali dan semuanya bisa terjadi, tapi sangat sulit mengalahkan Shanghai SIPG. Begitu juga Bali, kami harus menghadapi mereka lebih dulu.”

“Saya pikir fokus kami lebih ke Thai League. Senang kalau bisa memenangi pertandingan itu, tapi target kami sekarang adalah Thai League. Kami ingin tampil baik di Thailand.”

“Untuk saat ini kami tidak memiliki kedalaman skuat buat Liga Champions. Kalau berhasil lolos baiklah, tapi itu bukan fokus kami. Fokus kami Thai League.”

Silva berharap tim berjuluk The Beetles itu mampu bersaing dengan dua tim raksasa, Buriram United dan Muangthong United, untuk merebut gelar juara.

“Ya, presiden klub sangat menginginkannya,” jawab Silva saat ditanya target juara liga musim ini.

“Sepakbola sulit diprediksi, kami harap bisa tampil baik musim ini. Kami harap bisa menjadi juara, tapi sunguh sulit, terutama karena kami punya banyak pemain.”

“Semua lima pemain asing pemain baru dan kami kehilangan seorang pemain [Thitipan Puangchan] ke Bangkok Glass. Untuk saat ini kami masih berbenah banyak hal dan kami masih punya waktu satu bulan sampai kompetisi dimulai.”

Silva menandaskan dominasi Buriram dan eks klubnya, Muangthong, adalah hal yang membosankan. Tantangan dari Chiangrai dan juga Bangkok United dinilai dapat meningkatkan gairah kompetisi.

“Saya harap ada persaingan karena selama ini kita selalu melihat Buriram dan Muangthong bertengger di dua besar,” lanjut pemain 30 tahun itu.

“Jadi hal yang baik jika ada dua tiga klub yang bisa bersaing merebut gelar juara, karena membosankan kalau melihat klasemen dan selalu klub yang sama menjadi pemenang, klub yang sama tampil di final, klub yang sama menjadi juara.”

“Saya rasa Chiangrai dapat menjadi kandidat ketiga, begitu juga dengan Bangkok United karena mereka punya banyak pemain bagus.”

Perekrutan Silva merupakan wujud ambisi Chiangrai. Silva, yang mengemas rekor 119 gol di Thai League, kembali ke Thailand setelah sempat satu musim memperkuat klub League One China, Shanghai Shenxin.

#preseason #chiangraiunited #leocup

A post shared by Cleiton Silva (@cleitonsilva23) on Jan 8, 2018 at 2:16am PST

Silva mencetak 17 gol untuk klubnya musim lalu dan membawa mereka secara mengejutkan menembus semi-final Piala CFA, tapi Silva menilai mantan klubnya tidak memiliki ambisi cukup besar sehingga akhirnya memutuskan kembali ke Thailand.

“Saya betah di sana, tapi ambisi klub tidak sebesar yang saya miliki,” jelasnya.

“Mereka tak mau tampil di Super League, mereka cuma ingin menjadi tim papan atas di liga saat ini. Kami mampu tampil di semi-final Piala CFA, tapi mereka tidak peduli.”

“Buat saya itu hal memalukan karena para pemain ingin tampil di semi-final, ingin tampil di Super League, tapi kelihatannya klub tidak mau tampil di Super League.”

“Itu bukan hal yang bisa diterima buat saya karena saya punya ambisi besar. Saya ke sana untuk bermain satu tahun dan menurut saya, saya tampil baik untuk klub, terutama karena itu musim pertama saya. Jadi dengan proses adaptasi, saya mampu tampil baik.”

We are on the semi final/estamos na semi final da copa da china ???

A post shared by Cleiton Silva (@cleitonsilva23) on Aug 1, 2017 at 9:06pm PDT

“Sungguh mengecewakan mereka tak mau ke mana-mana.”

Hal yang sama tidak terjadi untuk Chiangrai sehingga Silva tak butuh keraguan untuk menjawab tantangan baru.

“Saya pindah karena Chiangrai punya ambisi besar musim ini dan untuk dua tiga musim ke depan, mereka sangat ingin menjadi juara di Thailand,” cetusnya.

“Mereka punya lingkungan yang bagus untuk para pemain, mereka punya tim yang sangat bagus, mereka punya lapangan latihan. Saya pernah bermain beberapa kali di hadapan suporter mereka dan sungguh atmosfernya hebat.”

“Klub terus berkembang, benar-benar berambisi untuk musim ini dan itu membuat saya sangat bahagia.”

Kredit foto: Chiangrai United FC

Comments