Chiellini: Pep ‘rusak’ bek Italia

Bek Juventus, Giorgio Chiellini menyatakan bahwa Josep ‘Pep’ Guardiola telah menghancurkan generasi “bek Italia”.

Bek tangguh dan juga ikon Si Nyonya Tua tersebut menyatakan bahwa taktik Pep Guardiola telah merusak sistem bek Italia. Ia menilai pengaruh taktik Guardiola berdampak pada tugas bek untuk mendistribusi bola lebih besar daripada mengawal lawan. Hal itu diungkapkannya saat menjalani persiapan bersama timnas Italia untuk menghadapi Swedia.

Guardiolismo (taktik Guardiola) telah ‘merusak’ banyak bek-bek Italia—sekarang para bek tahu bagaimana menjalankan pola permainan dan mendistribusikan bola, tetapi mereka tak tahu bagaimana mengawal lawan. Sayangnya, seperti itu taktiknya bekerja.

“Saat aku masih muda, kami melakukan latihan untuk mendapatkan rasa dari orang yang kamu kawal. Sekarang, dari umpan lambung, bek-bek Italia—aku hanya bisa berkata untuk bek-bek Italia, mungkin juga sedikit dari bek di luar Italia—mereka tidak mengawal lawannya.

“Sebuah dampak buruk karena kami kehilangan DNA dan karakteristik yang membuat Italia unggul di dunia.”

Meski demikan, Chiellini percaya bahwa Italia masih memproduksi bek-bek muda yang tangguh, seperti Daniele Rugani dan Mattia Caldara (Juventus) dan Alessio Romagnoli (AC Milan).

“Kita butuh banyak penyerang bertalenta, tetapi juga bek-bek tangguh karena kita tidak akan pernah bisa memainkan tiki-taka milik Spanyol. Itu bukan bagian dari filosofi bermain kami,” ungkapnya.

“Bagaimanapun, ada beberapa pemain yang telah muncul ke permukaan; Caldara, Rugani, dan Romagnoli membutuhkan pengalaman internasional, tetapi itu normal, bahkan di antara mereka telah lebih banyak bermain dibanding saat aku masih seusia mereka,” tutupnya.

Pada pertandingan lanjutan play off Piala Dunia terakhir, Italia dipastikan gagal ke putaran final Piala Dunia 2018 setelah disungkurkan Swedia dengan agregat 0-1. Chiellini sendiri bermain penuh berdampingan bersama bek senior lain, Leonardo Bonucci dan Andrea Barzagli.

Comments