Nadal terima ganti rugi Rp 191 juta setelah menang gugatan

Petenis kidal asal Spanyol, Rafael Nadal, memenangi gugatan di pengadilan Prancis terhadap mantan menteri olahraga negara tersebut. Alhasil, pemain nomor satu dunia ini menerima ganti rugi senilai 12.000 euro (sekitar Rp 191,372 juta) pada Kamis (16/11/2017).

Nadal menempuh jalur hukum ini pada tahun lalu. Dia mengumumkan akan menuntut Roselyne Bachelot karena komentarnya dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi. Dalam pernyataannya, Bachelot mengatakan bahwa pada tahun 2012 Nadal pura-pura cedera karena tak lolos tes doping.

Peraih 16 gelar grand slam ini sangat marah dan merasa Bachelot telah merusak reputasinya sehingga pemain yang mendapat julukan “Raja Tanah Liat” tersebut membawa kasus ini ke pengadilan. Ternyata, pengadilan Prancis memenangkan gugatannya sehingga dia menerima ganti rugi.

“Seperti yang anda bisa lihat di media, hari ini menjadi momen yang indah bagi saya, timku dan para penggemarku,” ujar Nadal.

“Pengadilan Prancis telah menyelesaikan kasus ini demi kejujuran dan integritasku sebagai olahragawan. Saya ingin berterima kasih kepada kalian semua yang masih menaruh kepercayaan kepadaku.”

Nadal tidak akan menerima uang ganti rugi tersebut. Dia mengatakan akan menyerahkan seluruh uang itu untuk sebuah LSM di Prancis.

Nadal lebih awal mengakhiri musim 2017 karena cedera lutut. Keputusan itu dia ambil setelah kalah dari David Goffin pada laga perdana penyisihan grup ATP Tour Finals, Senin (13/11/2017).

Meskipun mundur dari turnamen akhir tahun tersebut, posisi Nadal sebagai petenis nomor satu dunia tidak akan tergeser. Dia sudah menyegel posisi tersebut hingga akhir tahun 2017 setelah meraih kemenangan pada babak kedua Paris Masters, sepekan menjelang ATP Finals.

Comments