Serena Williams Terinspirasi Billie Jean King

Akhir September lalu, Serena Williams mengunduh foto bersama tulisan di akun instagramnya @serenawilliams, tentang Billie Jean King. Jika dibaca sekilas tulisan ratu Grand Slam itu terkait dengan film Battle of Sexes yang bercerita tentang seniornya di dunia tenis itu.

Tapi, Serena bukan ingin mempromosikan film yang dibintangi aktris Emma Stone tersebut. Ucapan terima kasih tulus dari Serena tak lain untuk perjuangan King bagi para petenis perempuan.

Battle of Sexes merupakan film yang dilatarbelakangi pertandingan nyata di tahun 1973 antara Billie Jean King vs Bobby Riggs. Pertandingan tersebut boleh dibilang menegaskan peran para petenis perempuan.

Adalah Bobby Riggs-mantan juara Wimbledon- diera 1930-1940 yang menyebut pertandingan tenis perempuan tidak sejajar dengan laki-laki. Riggs membuktikan teorinya dalam pertandingan melawan Margaret Court. Ia mengalahkan Court dengan mudah lewat dua set langsung.

King awalnya menolak tantangan Riggs untuk pertandingan laki-laki versus perempuan itu. Tapi, sejumlah tekanan yang sering dilontarkan Riggs diubahnya jadi semangat.

Dalam Battle of Sexes, 20 September 1973 di Texas, Amerika Serikat, King menang dalam 3 set, 6-4, 6-3, 6-3. Memenangkan laga lawan Riggs yang anti dengan tenis perempuan jadi kebanggaan tersendiri.

King menyebut tidak ada yang spesial untuk mengalahkan pria tua (saat itu Riggs berusia 55 tahun), tapi dengan pertandingan yang menyedot puluhan ribu pasang mata dan disiarkan stasiun TV di Amerika Serikat, misi King untuk mengenalkan tenis berhasil.

Sebagai petenis perempuan, Billie Jean King punya banyak andil dan prestasi di jamannya. Ia mengoleksi 39 gelar Grand Slam, dengan catatan 12 di nomor single, 16 di nomor ganda dan sisanya di nomor ganda campuran.

Lewat tenis, ia juga memperjuangkan kesetaraan gender. King juga merupakan pendiri Women’s Tennis Association dan Women’s Sports Foundation.

Pada usianya yang menginjak 73 Tahun, Billie Jean King masih aktif untuk memenuhi undangan di dunia olahraga. Tidak hanya di tenis, King sering kali diundang sebagai ikon untuk kesetaraan gender. Termasuk tahun 2014 lalu.

Atas permintaan Presiden Amerika Serikat saat itu, Barack Obama, ia jadi wakil Amerika di Olimpiade Musim Dingin di Sochi, Rusia.

Berawal dari sekadar menjawab tantangan, Billie Jean King berjasa besar bagi para petenis perempuan. Saat ini, prestasi petenis perempuan tidak lagi bisa dibandingkan dengan petenis pria.

Serena Williams jadi salah satu bukti supremasi prestasi petenis, tanpa embel-embel jenis kelamin sekalipun.

 

Comments