Brembo minta maaf atas jatuhnya Lorenzo

Pemasok rem untuk Ducati, Brembo, akhirnya meminta maaf atas insiden yang menyebabkan jatuhnya Jorge Lorenzo pada seri MotoGP perdana di Qatar 18 Maret 2018 lalu. Pembalap Spanyol itu telah berurusan dengan masalah rem depan dari lap kedua balapan hingga akhirnya menabrak mid-race ketika berjuang melawan Andrea Iannone di tempat ke-10.

Investigasi tim Ducati mengesampingkan kemungkinan masalah disebabkan oleh mekanisme motor Ducati Desmosedici GP18 milik X-Fuera. Begitu motor yang digunakan Lorenzo itu kembali di garasi, para teknisi menemukan bahwa salah satu bantalan rem hilang yang kemudian ditemukan di daerah lintasan. Manager tim Ducati, Davide Tardozzi sempat mengungkapkan kekecewaannya atas kelalaian tersebut dan meminta pihak pemasok bertanggung jawab. Dua pekan setelahnya, pihak Brembo akhirnya merilis hasil pemeriksaan mereka/

Menjelang Grand Prix Argentina pekan ini, Brembo merilis pernyataan yang berisi tanggung jawab atas masalah yang terjadi pada seri pertama MotoGP tersebut.

“Sehubungan dengan apa yang terjadi pada  Jorge Lorenzo dari Tim Ducati selama Grand Prix MotoGP Qatar, Brembo benar-benar kecewa bahwa penarikan pengendara di lap 12 disebabkan oleh masalahterkait dengan sistem pengereman,” ujar Brembo dalam pernyataan resmi mereka yang dikeluarkan Kamis (5/4).

“Pada akhir analisis yang akurat dari teknisi kami, kami mengonfirmasi bahwa masalah telah diidentifikasi dan diselesaikan sehingga anomali ini tidak dapat terulang kembali,” pihak Brembo menjelaskan.

Jorge Lorenzo mengaku memiliki masalah rem yang membuatnya tak bisa nyaman dalam membalap. Meski mengalami masalah, Ducati memastikan tidak akan mengakhiri kerja sama dengan Brembo yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Hasil di GP Qatar meninggalkan Lorenzo tanpa poin dimana seri perdana tersebut akhirnya dimenangkan oleh rekan setimnya di Ducati Andrea Dovizioso.

 

 

 

Comments