Dua ganda putri Indonesia alami nasib berbeda

Dua pasangan ganda putri Indonesia mengalami nasib yang berbeda saat melakoni babak kedua China Masters 2018 di Ling Shui, China, Kamis (12/4/2018). Anggia Shitta Awanda/Meirisa Cindy Sahputri lolos sedangkan Ni Ketut Mahadewi Istarani/Nitya Krishinda Maheswari tersingkir.

Dengan demikian, Indonesia hanya menyisakan satu wakil dari sektor ini. Secara keseluruhan, sudah ada tiga wakil yang lolos ke perempat final karena tunggal putra Panji Ahmad Maulana dan pasangan ganda campuran Ronald/Annisa Saufika lebih dulu meraih tiket tersebut.

Anggia/Meirisa menang straight game 21-12, 21-14 atas pasangan tuan rumah, Fanghui Chen/Shunqi Zhou, sedangkan Ni Ketut/Nitya dihentikan oleh unggulan ketiga, Du Yue/Li Yinhui, dengan 19-21, 19-21. Pada babak perempat final, Jumat (13/4), Anggia/Meirisa bertemu Du/Li.

Sementara itu pasangan ganda campuran Ronald/Annisa Saufika, yang merupakan unggulan utama, menang dua gim 21-10, 21-12 atas Dong Weijie/Xu Ya (China). Selanjutnya, Ronald/Annisa akan bertemu Fang-Jen Lee/Chien Hui Yu untuk memperebutkan tiket ke semifinal.

Sedangkan pemain tunggal putra, Panji Ahmad Maulana, menang atas unggulan kedelapan dari Thailand, Pannawit Thongnuam, dengan skor 19-21, 21-11, 22-20. Dia akan bertemu pemenang duel sesama pemain China, Sun Feixiang atau Li Shifeng.

Masih ada dua wakil Indonesia yang belum bertanding. Ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari akan bertemu Yang Ming-Tse/Sung Shuo Yun (Taiwan) dan tunggal putra unggulan ketiga, Ihsan Maulana Mustofa, ditantang Zhou Zeqi (China).

Comments