Komentar Kevin soal hasil undian BWF Superseries Finals

Turnamen akhir tahun BWF Superseries Finals 2017 siap digelar. Pengundian untuk pembagian grup telah dilangsungkan pada Senin (11/12/2017) di Dubai Sports Council, Dubai, Uni Emirat Arab.

Kejuaraan ini menggunakan format pertandingan round-robin, di mana tiap sektor terbagi atas dua grup yang masing-masing diisi empat wakil. Keempat wakil bakal saling berhadapan untuk memperebutkan posisi dua teratas sehingga berhak lolos ke semifinal. Pada babak empat besar, juara grup akan berhadapan dengan runner-up grup yang juga bakal diundi kembali.

Dua wakil ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto, berada di dua grup yang berbeda. Praveen/Debby ada di Grup A bersama Zheng Siwei/Chen Qingchen (China), Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hongkong) dan Kenta Kazuno/Ayane Kurihara (Jepang).

Sementara itu Tontowi/Liliyana menghuni Grup B bersama Wang Yilyu/Huang Dongping (China), Tan Kian Meng/Lai Pei Jing (Malaysia) dan Chris Adcock/Gabrielle Adcock (Inggris). Jika kedua pasangan ini tampil baik dan mampu menjadi juara grup, mereka berpeluang bertemu di final. Jika salah satunya menjadi runner-up pun masih ada peluang bertemu di final, tergantung hasil undian.

Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, menempati Grup A bersama Li Junhui/Liu Yuchen (China), Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding (Denmark) serta Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang).

“Hasil undiannya nggak bagus dan nggak jelek menurut saya. Pada ganda putra saat ini, semua bisa saling mengalahkan. Di grup saya ada Li/Liu, Kamura/Sonoda dan Kolding/Petersen yang semuanya bagus. Soal kami menang pada pertemuan terakhir dari mereka, tidak bisa dijadikan tolak ukur, kalau udah selesai tanding, kedudukan 0-0 lagi,” ujar Kevin kepada Badmintonindonesia.org.

Asisten Pelatih Ganda Putra PBSI, Aryono Miranat, mengakui persaingan sektor ganda putra terbilang merata. Dengan demikian, peluang Marcus/Kevin sama besarnya dengan para rival mereka.

“Pada ganda putra saat ini memang persaingannya ketat. Di peringkat 1-8, sudah saling mengalahkan. Peluang Marcus/Kevin menghadapi lawan-lawan di grup tetap 50-50, semua lawan cukup berat,” ungkap Aryono Miranat.

Comments