Ambisi terbesar Saina adalah mengalahkan Sindhu

Saina Nehwal pernah menyandang status ratu bulu tangkis dunia ketika menjadi pemain nomor satu pada April 2015. Kini, pamor pemain 27 tahun tersebut agak meredup setelah sempat menjalani operasi lutut, yang membuatnya melorot ke urutan ke-11.

Saina tak patah semangat. Kini, dia mulai merajut asa untuk kembali ke peringkat atas dunia, termasuk menggeser kompatriotnya, Pusarla V Sindhu, yang saat ini menempati urutan kedua BWF.

“Saat ini saya sedang berkonsentrasi untuk memulai sebuah akademi di India dan ingin fokus mengalahkan Sindhu,” ujar Saina seperti dikutip dari India Times.

“Sindhu telah menjadi nomor dua saat ini. Di panggung internasional, persaingannya dengan semua orang. Tak ada rivalitas dengan Sindhu sebenarnya. Hanya saja, keinginan untuk menang dari Sindhu sangat besar,” tambah Saina.

Saina juga mengungkapkan kemajuan yang dia raih pascaoperasi. Baginya, 2017 termasuk tahun yang bersahabat karena dalam kondisi yang belum fit dia bisa meraih medali perunggu Kejuaraan Dunia di Glasgow, Skotlandia, pada bulan Agustus.

“Saya bahagia bisa kembali setelah mengalami cedera parah. Ketika saya memenangkan medali perunggu pada kejuaraan dunia di Glasgow Agustus lalu, dokter saya mengatakan bahwa saya adalah pemain yang luar biasa,” ujar Saina.

Lantas, apa target terdekat Saina sebelum bermimpi menjadi juara Olimpiade Tokyo 2020?

“Saya ingin memenangi Asian Games 2018 di Jakarta dan Commonwealth Games 2018 di Australia. Sedangkan Olimpiade masih tiga tahun lagi sehingga kebugaran menjadi kuncinya,” ungkap Saina.

Comments