Menpora Umumkan Kesepakatan dari Konflik KPAI dan Klub PB Djarum

Sudah hampir sepekan lebih konflik antara Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dengan klub bulu tangkis, PB Djarum perihal tudingan eksploitasi anak dalam ajang audisi beasiswa anak bulu tangkis nasional. Kini, keduanya dikabarkan duduk bersama dan menemukan solusi dari konflik ini.

Kementrian Pemuda dan Olahraga menjadi salah satu sosok yang berperan dalam mediasi ini. Menpora Imam Nahrawi mengungkapkan beberapa poin yang jadi catatan penting untuk kedua kubu yang berselisih ini.

“Djarum Foundation, bahwa PB Djarum sepakat untuk mengubah nama yang semula Audisi Umum PB Djarum 2019 menjadi Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis, tanpa menggunakan logo, merek, dan brand image Djarum. Untuk KPAI, KPAI sepakat untuk mencabut surat KPAI tanggal 29 Juli 2019 tentang permintaan pemberhentian audisi Djarum,” kata Imam Nahrawi dilansir dari laman Detik.

“Kemenpora, KPAI, dan PBSI sepakat memberi kesempatan kepada PB Djarum untuk konsolidasi internal guna melanjutkan audisi tahun 2020. Audisi bulutangkis dilanjutkan karena pengembangan bibit atlet masih diperlukan. Selain itu, bulutangkis merupakan cabang olahraga penyumbang medali di ajang olahraga internasional.”

“Semoga ini mengakhiri polemik, kekhawatiran, mungkin juga kecemasan atlet-atlet muda, orang tua, dan juga masyarakat keseluruhan tentang masa depan bulu tangkis Indonesia,” pungkas Imam.

Comments