Axelsen senang sistem skor 21×3 tidak berubah

Juara dunia tunggal putra asal Denmark, Viktor Axelsen, menjadi sosok yang paling bahagia setelah proposal perubahan sistem poin dalam badminton, gagal. Dia mengaku sangat menikmati sistem poin yang sedang berlaku.

Federasi bulu tangkis dunia, BWF, tengah berupaya mengganti sistem poin dari 21×3 menjadi 11×5. Menurut Axelsen, sistem poin yang baru justru membuat bulu tangkis menjadi olahraga yang membosankan.

Dalam voting saat berlangsungnya pertemuan tahunan yang diadakan BWF di Bangkok, Sabtu (19/5/2018), sejumlah 129 orang setuju sistem skor 11×5, sedangkan 123 orang tidak setuju. Lantaran tidak ada suara mayoritas dalam voting tersebut, proposal perubahan sistem skor itu pun gagal.

“Sistem skor 11×5 terlalu lunak dan membosankan. Orang tidak perlu memiliki fisik yang kuat untuk memenangi sebuah pertandingan. Saya menikmati pertarungan fisik sebagai bagian dari permainan,” ujar pemain 23 tahun tersebut dikutip dari The Star.

Kini, setelah proposal perubahan skor batal, Axelsen fokus membela Denmark untuk mempertahankan gelar Piala Thomas. Mereka tergabung di Grup D bersama dengan Malaysia, Rusia dan Aljazair.

Comments