Iskandar mengaku bersalah dan siap bangkit

Iskandar Zulkarnain Zainuddin

Pebulu tangkis tunggal putra Malaysia, Iskandar Zulkarnain Zainuddin, mengakui kesalahannya. Pemain 27 tahun ini pun bertekad untuk bangkit dan meraih kesuksesan dalam kariernya.

Iskandar terbukti melanggar aturan tak boleh merokok ketika menghadapi turnamen Piala Thomas 2018 di Bangkok, Thailand, pada bulan lalu. Tindakannya diketahui setelah pihak hotel memberikan biaya tambahan kepada Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) karena ada pemain yang merokok di kamar yang bebas asap rokok.

Dia ditempatkan satu kamar dengan Mohd Arif Abdul Latif. Namun dari hasil penyeledikan, hanya Iskandar yang bersalah sehingga dia dijatuhkan denda senilai 50 persen dari tunjangan bulanannya.

“Saya tidak menyangkal (merokok). Saya sudah membuat kesalahan dan saya sudah membayar denda. Saya akan menyerahkan sisanya kepada BAM,” ujar Iskandar seperti dikutip dari The Star.

“Saya juga diminta menjalani program rehabilitasi. Saya akan melakukan apa yang perlu dan menunggu tindakan selanjutnya dari BAM.”

Iskandar pun siap menatap masa depan. Dia tak ingin terpuruk karena memikirkan masa lalu.

“Saya sudah melakukan yang terbaik untuk meningkatkan performa sejak pulih dari cedera punggung tahun lalu. Saya telah bekerja keras untuk memperbaiki kondisi fisik,” ungkapnya.

“Itu sebabnya saya kecewa ketika tidak bisa memenangkan satu poin untuk Malaysia dalam pertandingan melawan Denmark. Kadang kala, dalam menghadapi kekecewaan, seseorang cenderung melakukan kesalahan.”

“Saya mengambil ini sebagai pelajaran yang baik untuk melangkah maju. Saya sangat bertekad berhasil dalam karier bulu tangkis saya.”

Iskandar tampil sebagai tunggal ketiga saat Malaysia melawan Denmark pada laga pamungkas penyisihan grup yang sekaligus penentuan juara grup. Dia kalah dari pemain Denmark, Jan O Jorgensen, sehingga Malaysia menjadi runner-up grup dan kalah 1-3 saat melawanIndonesia pada babak perempat final.

Kini, Iskandar mempersiapkan diri menghadapi Singapore Open 2018 pada 17-22 Juli. Dia tak bisa ambil bagian dalam turnamen Malaysia Open di Axiata Arena, 26 Juni-1 Juli, karena ranking Iskandar tak memenuhi syarat. Saat ini dia berada di peringkat ke-50 dunia.

Comments