Gregoria gagal ikut jejak Greysia/Apriyani ke final

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, gagal melangkah ke final turnamen Thailand Open 2018. Dalam laga semifinal, Sabtu (14/7/2018), Gregoria kalah dari pemain nomor satu India, Pusarla V Sindhu.

Gregoria memperlihatkan perjuangan yang sangat gigih dalam duel di Nimibutr Stadium, Bangkok. Dia memaksa pemain jangkung yang merupakan unggulan kedua tersebut bermain rubber game yang berakhir dengan skor 23-21, 16-21, 21-9 untuk sang lawan.

Hasil ini membuat Gregoria belum mampu membalaskan dendamnya terhadap Pusarla. Sebelumnya, kedua pemain pernah bertemu dalam final Syed Modi International 2017 di mana Gregoria kalah dua gim langsung 13-21, 14-21.

Pada laga final, Minggu (15/7), Pusarla akan bertemu pemain Jepang yang merupakan unggulan keempat, Nozomi Okuhara, yang menang 21-17, 21-10 atas unggulan ketujuh dari Amerika Serikat, Zhang Beiwen. Duel Pusarla vs Okuhara bakal berlangsung sengit karena rekor pertemuan mereka imbang 5-5.

Greysia/Apriyani ke final

Dari sektor ganda putri, pasangan nomor satu Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, meraih kemenangan. Unggulan keempat ini menang dua gim langsung 21-15, 21-18 atas unggulan kedua dari Jepang, Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto.

Selanjutnya, Greysia/Apriyani menghadapi unggulan kelima dari Thailand, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai, atau unggulan ketiga dari Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi.

Keberhasilan Greysia/Apriyani membuat Indonesia sudah meloloskan tiga wakil ke partai puncak. Pasangan ini mengikuti jejak tunggal putra Tommy Sugiarto dan ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, yang lebih dulu mendapatkan tiket final.

Indonasi masih memiliki satu wakil yang sedang bertanding, Sony Dwi Kuncoro. Pemain senior ini melawan wakil Jepang, Kanta Tsuneyama. Andai Sony menang maka terciptalah all-Indonesian final pada final sektor tunggal putra.

Comments