Kalah dari Chen Long, Jonatan Christie Petik Pelajaran

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, mengatakan sedari awal dia sudah menyadari bahwa laga melawan Chen Long (China) akan berjalan sulit.

Sebelumnya, Jonatan Christie gagal menyumbang poin bagi Indonesia setelah kalah dari Chen Long dengan skor 19-21, 21-16, 21-18 pada babak final beregu putra bulu tangkis Asian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (22/8/2018).

“Saya sudah tahu dari awal, melawan Chen Long tidak akan mudah dan tidak akan berlangsung cepat. Dengan tipe lawan yang reli, harus banyak reli panjang. Dari game pertama sudah siap habis-habisan. Memang ada otot yang ketarik, tetapi namanya pertandingan, saya harus selesaikan, apalagi ini pertandingan beregu, sebisa mungkin bermain baik dan mati-matian,” kata Jonatan seperti dikutip dari BadmintonIndonesia, Kamis (23/8/2018).

“Ada pergerakan yang melambat karena otot tertarik, Chen Long sudah membaca itu. Setelah poin 15-12 itu dia lebih fokus banyak tarik dari badan saya, otomatis saya banyak lari. Saat itu sudah 80 menit lebih, memang agak mengganggu. Tapi, saya harus berjuang mati-matian sampai istilahnya titik darah penghabisan,” katanya.

Jojo, sapaan akrab Jonatan, pun mengambil pelajaran dari kekalahannya atas Chen Long.

Laga yang berjalan semalam 94 menit itu menambah kepercayaan diri Jojo bahwa dia bisa bermain lebih panjang.

“Main 94 menit itu memang rekor baru saya, jujur saya lebih percaya diri. Chen Long sebagai pemain terbaik dunia, saya jadi percaya diri bahwa saya bisa untuk bermain panjang, jadi ke depannya saya tidak takut untuk main long rally dan tahan-tahanan lagi,” ucapnya.

“Jadi, bagaimana sebisa mungkin diskusi dengan pelatih untuk menyiapkan strategi khusus untuk pertandingan individual,” ujar Jonatan.

Terkait hasil keseluruhan, Indonesia gagal meraih medali emas nomor beregu putra bulu tangkis Asian Games 2018.

Harapan Merah Putih pupus karena kalah 1-3 dari China dalam partai final yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (22/8/2018).

Comments