Penjelasan Kevin Sanjaya soal Aksi “Nyeleneh”-nya Saat Lawan China

Ada aksi yang menarik perhatian saat pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, mengalahkan wakil China, Li Junhui/Liu Yuchen, pada babak final bulu tangkis beregu putra Asian Games 2018.

Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Marcus/Kevin mengalahkan pasangan juara dunia 2018, Li Junhui/Liu Yuchen, dengan skor 21-17, 21-18.

Pada laga tersebut, ada aksi dari Kevin yang menyita perhatian saat berhasil memastikan kemenangan atas lawan.

Pada saat kedudukan match point 20-17, satu penempatan di depan net tak dapat dijangkau Liu karena dia mati langkah.

Marcus/Kevin pun menang. Saat sebelum bersalaman dengan lawan, Kevin sempat memegang telinganya seolah memberi isyarat ingin mendengar sesuatu dari Liu.

Mengenai hal itu, Kevin pun memberi penjelasannya.

“Dia selalu teriak sambil melihat ke saya, maksudnya apa ya? Jadi saya mau dengarkan saja,” kata Kevin seperti dikutip dari BadmintonIndonesia, Kamis (23/8/2018).

“Saya tidak memancing emosi lawan, kan dia duluan yang teriak-teriak ke muka saya. Teriak -teriak kayak biasa saja, tetapi nyolot. Baguslah, bisa memotivasi saya,” ucap Kevin.

Terkait hasil keseluruhan, Indonesia gagal meraih medali emas nomor beregu putra bulu tangkis Asian Games 2018.

Harapan Merah Putih pupus karena kalah 1-3 dari China dalam partai final yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (22/8/2018).

Comments