Marcus/Kevin jadi andalan utama pada Piala Thomas 2018

Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, bakal menjadi andalan saat tampil pada turnamen beregu putra Piala Thomas 2018 di Bangkok, Thailand, 20-27 Mei 2018. Mantan pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Yuni Kartika, yang mengungkapkan hal tersebut.

Diakuinya, Marcus/Kevin, yang dua pekan lalu berhasil mempertahankan gelar All England Open 2018, bisa dipastikan sebagai pemain utama. Selanjutnya, Indonesia tinggal menentukan siapa yang bisa menjadi pendamping The Minions, julukan Marcus/Kevin.

“Saya tidak ragu, Marcus/Kevin akan bermain sebagai pasangan ganda putra pertama Indonesia dalam putaran final Piala Thomas. Agak rumit menentukan siapa yang menjadi ganda putra kedua, di mana kami memiliki tiga pasang yang bisa dipilih,” ujar Yuni, seperti dikutip dari Badminton Planet.

Memang, ada tiga pasangan yang bakal bersaing untuk menjadi pendamping The Minions. Selain pasangan senior yang dua tahun lalu di Kunshan, China, menjadi andalan, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, ada Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Rian Agung Saputra/Angga Pratama.

Yuni mengatakan bahwa keputusan akhir akan diambil oleh pelatih ganda putra nasional, Herry Iman Pierngadi.

Kemampuan pemain ganda berpasangan dengan pemain lain menjadi faktor penting dalam kemenangan Indonesia dalam Kejuaraan Beregu Asia 2018 pada Februari lalu. Kala itu, Indonesia memasangkan Mohammad Ahsan dengan Angga Pratama, sedangkan Hendra Setiawan dengan Rian Agung Saputo.

Kedua pasangan tersebut bisa menyumbang poin untuk Indonesia saat mengalahkan China dengan skor 3-1 pada laga final.

Sementara itu dari nomor tunggal putra, Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Firman Abdul Kholik dan Ihsan Maulana Mustofa, bakal menjadi pengisi tiga tunggal utama plus satu pemain cadangan.

Dua tahun lalu di Kunshan, Indonesia menembus final di mana Ahsan/Hendra menjadi ganda utama. Sedangkan pada sektor tunggal, Tommy Sugiarto menjadi pemain utama, disusul Jonatan, Anthony dan Ihsan.

Comments