Lin Dan masih ingin kembali ke All England 2019

Pebulu tangkis tunggal putra China, Lin Dan, gagal meraih gelar All England Open 2018. Pada partai final di Birmingham Arena, Inggris, Minggu (18/3/1018), pemain kidal ini dikalahkan kompatriotnya, Shi Yuqi, dengan rubber game 19-21, 21-16, 9-21.

Alhasil, pemain 34 tahun ini harus menunda keinginan meraih gelar ketujuh turnamen tertua di dunia tersebut. Rupanya Lin Dan masih penasaran sehingga dia mencangkan tekad untuk tampil lagi di Birmingham Arena pada tahun depan. Peraih dua medali emas Olimpiade ini belum memiliki rencana pensiun.

“Saya pikir pada dua gim pertama, penampilan kami berdua masih normal, tetapi pada gim ketiga, saya merasa ada masalah dengan mantal saya,” ujar Lin Dan.

“Saya membuat banyak kesalahan, makanya saya tidak suka dengan penampilan saya.”

Meski kecewa dengan apa yang diperolehnya kali ini, Lin Dan tidak putus asa. Dia masih berharap bisa mewujudkan impiannya kembali merengkuh gelar All England.

“Sejujurnya, jika semua berjalan lancar, saya akan kembali lagi pada tahun 2019 karena saya ingin bermain di All England setiap tahun,” tambah Lin Dan.

Sepanjang kariernya, Lin Dan juara All England pada tahun 2004, 2006, 2007, 2009, 2012 dan 2016. Jumlah tersebut masih kalah dari pencapaian legenda bulu tangkis Indonesia, Rudy Hartono, yang sampai saat ini menjadi pemegang rekor juara terbanyak dengan torehan delapan gelar antara 1968-1974 dan 1976.

Comments