Anthony dan Tommy lolos, 2 ganda campuran ikut jejak Tontowi/Liliyana

Anthony Sinisuka Ginting_PBSI

Anthony Sinisuka Ginting melewati rintangan pertama turnamen bulu tangkis Fuzhou China Open 2018. Dalam pertandingan di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, China, Rabu (7/11/2018), unggulan kedelapan ini menang 21-11, 21-14 atas Chong Wei Feng (Malaysia).

Butuh waktu 33 menit untuk Anthony untuk meraih tiket ke babak kedua, sekaligus meraih keunggulan 2-1 dalam rekor pertemuan dengan pemain ranking 40 dunia tersebut. Dalam dua pertemuan sebelumnya, Chong menang di Macau Open 2016 sebelum dibalas Anthony pada Malaysia Masters 2017.

Pada babak kedua, Anthony, yang bulan lalu juara China Open, berpeluang melakoni perang saudara melawan Jonatan Christie. Derbi Indonesia itu akan tercipta jika Anthony, peraih medali emas Asian Games 2018, menang atas Prannoy HS.

Hasil positif juga diraih tunggal putra senior, Tommy Sugiarto. Dia menang 21-8, 21-10 atas pemain senior Hong Kong, Wong Wing Ki Vincent.

Selanjutnya, Tommy bertemu pemain nomor satu India, Kidambi Srikanth, dalam perebutan tiket ke perempat final. Unggulan kelima ini lolos setelah menang 21-12, 21-16 atas Lucas Corvee (Prancis).

Dua ganda campuran juga lolos

Praveen Jordan, Melati Daeva Oktavianti_PBSI

Dari sektor ganda campuran, dua pasangan Indonesia juga lolos. Rinov Rivaldy/Debby Susanto dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti mampu melewati hadangan dalam perebutan tiket ke babak kedua.

Rinov/Debby, yang melakukan debut dalam turnamen ini, menang 21-9, 21-17 atas pasangan Prancis, Ronan Labar/Audrey Mittelheisser. Sementara itu Praveen/Melati menang 21-6, 21-16 atas pasangan suami-istri dari Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock.

Pada babak kedua, Rinov/Debby melawan unggulan kedua dari China, Wang Yilyu/Huang Dongping, sedangkan Praveen/Melati melawan Chang Peng Soon/Goh Liu Ying (unggulan 7). Dengan demikian ada tiga ganda campuran Indonesia di babak kedua karena Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir lebih dulu lolos dan akan bertemu Hwi Tae Kim/Kim Hye Jeong (Korea Selatan).

Comments