Tontowi/Liliyana ungkap alasan gagal ke semifinal

tontowi ahmad, liliyana natsir_PBSI

Ganda campuran terbaik Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, gagal melangkah ke semifinal turnmaen bulu tangkis Fuzhou China Open 2018. Pasangan ranking tiga dunia ini dikalahkan wakil China, He Jiting/Du Yue.

Peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 ini kalah straight game 18-21, 19-21 dalam pertandingan perempat final di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, China, Jumat (9/11/2018). Ini menjadi kekalahan pertama Tontowi/Liliyana dari dua pertemuan dengan pasangan non-unggulan tersebut.

Tontowi/Liliyana mengaku sudah tampil cukup bagus tetapi mereka terlalu banyak membuang poin saat sudah unggul. Di samping itu, servis yang sering di-fault ikut mempengaruhi performa mereka, apalagi servis flick lawan tak pernah dinyatakan fault.

“Saya rasa permainan kami sudah cukup baik, saya mainnya enak, tapi buang poinnya terlalu banyak. Kecuali ada reli dan mereka dapat susah payah dapat poin, tapi tadi tidak begitu, lawan mudah dapat poin dari kami, ini yang membalikkan rasa percaya diri mereka. Intinya kami tidak bisa memanfaatkan kondisi di mana kami sedang tampil baik,” ujar Liliyana dikutip dari Badmintonindonesia.org.

“Saya rasa kemajuan mereka di servis, mereka servis flick terus nggak pernah dinyatakan fault, saya servis pendek saja di-fault. Saya tidak mengerti penilaiannya seperti apa. Pasti ini mengganggu kami, mereka banyak dapat poin dari servis seperti itu,” tambah Liliyana.

Sementara itu Tontowi menilai banyak pukulan mereka yang tidak bagus. Ini memberikan peluang bagi He/Du untuk melakukan serangan.

Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir_PBSI

“Pukulan kami tadi memang banyak yang tidak pas sehingga memberi peluang untuk lawan menyerang. Selain itu memang lawan tidak mudah dimatikan,” kata Tontowi.

Hasil ini membuat Tontowi/Liliyana gagal menambah gelar pada tahun 2018 setelah menjadi juara Indonesia Open 2018 Super 1000. Sepanjang tahun ini, peraih medali perunggu Asian Games 2018 tersebut menjadi runner-up Indonesia Masters 2018 Super 500, runner-up Singapore Open 2018 Super 500 dan runner-up Asian Championships 2018.

Comments