Chong Wei punya misi bikin rekor pada All England

Lee Chong Wei mengusung misi membuat rekor pada All England 2018. Pemain nomor dua dunia ini ingin tercatat sebagai pebulu tangkis tunggal putra pertama dari Malaysia yang bisa meraih lebih dari empat gelar.

All England mulai bergulir bulan depan di Birmingham Arena, Inggris. Turnamen tertua di dunia tersebut mulai digelar 14-18 Maret di mana Chong Wei berstatus juara bertahan untuk sektor tunggal putra.

“Perasaan saya selalu berbeda menghadapi All England karena ini adalah turnamen paling bergengsi,” ujar Chong Wei seperti dikutip dari nst.com.

“Banyak yang bertanya kenapa saya masih bermain dalam turnamen ini dan saya selalu menjawab bahwa saya ingin menjadi orang Malaysia yang paling sukses dalam turnamen ini.”

Sejauh ini, Chong Wei sudah empat kali menjadi juara All England, yang membuatnya menyamai rekor mantan tunggal putra negaranya, Wong Peng Soon dan Eddy Choong. Selain juara tahun lalu, pemain berusia 35 tahun ini pun pernah menjadi yang terbaik dalam ajang tersebut pada 2010, 2011 dan 2014.

“Dulu, orang selalu berbicara tentang All England karena ini adalah turnamen paling tua. Tidak pernah mudah memenangi gelar di sana. Saya masih memiliki keinginan untuk meraihnya lagi meskipun sudah punya empat gelar All England,” ungkap Chong Wei.

“Saya akan memberikan yang terbaik terlepas dari siapa lawan yang akan dihadapi.”

Pada babak pertama, Chong Wei, yang menempati unggulan kedua, bertemu pemain Brasil, Ygor Coelho. Jika lolos, dia bertemu pemenang antara Jan O Jorgensen (Denmark) dan Lee Dong-keun (Korea Selatan).

“Ygor Coelho adalah lawan saya di babak pertama. Saya tidak bisa meremehkan dia. Saya masih punya waktu beberapa minggu untuk mempersiapkan diri dan saya ingin menjadi yang terbaik,” ujar Chong Wei.

Comments