Kemenpora Akui eSports Belum Masuk Sistem Keolahragaan Nasional

Orang awam tentu mengenal sport atau olahraga adalah aktivitas fisik yang dapat menyehatkan jasmani. Namun kini seiring waktu bergerak, muncul istilah eSports yang kepanjangan dari electronic sports.

Tentu saja banyak menimbulkan pro dan kontra di mata masyarakat. Tapi pada kenyataannya, di negara maju lainnya eSports sudah jadi cabang dan industri tersendiri. Pihak Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kepempora RI) pernah disinggung masalah ini.

“Jujur, berdasarkan undang-undang Sistem Keolahrgaan Nasional ini belum disebut, tak ada namanya eSports. Tapi eSports itu unsur-unsurnya sudah terpenuhi sebagai bagian dari olahraga, seperti sportivitas, kesiapan fisik yang prima,” kata Sekretaris Kemenpora, Gatot Dewa Broto yang kami kutip dari One eSports dan Kumparan.

Baca juga: FITUR: Sosok Chenfan Wang, VSPN, dan Mimpi Besarnya Soal eSports

“Kalau ditantang mengubah undang-undang sangat lama, PP dan perpres juga membutuhkan waktu lama. Sebenarnya kami ingin keluarkan sebelum Piala Presiden eSports kemarin, namun konsentrasi kita terpecah. Kali ini harus ada payung hukumnya, September harus selesai,” lanjutnya,

“Dengan adanya regulasi ini akan memudahkan asosiasi untuk bisa menyakinkan publik bahwa olahraga ini sudah diakui oleh pemerintah. Selama ini, menurut kami belum cukup. Akan lebih baik lagi jika ada dasar hukumnya, lebih enak sosialisasi (tentang eSports ini).”

Baca juga: Ini Kata Bos Bali United Tentang Island of Gods dan Dunia eSports

Comments