Dota 2: 5 Pemain Yang Wajib Ditonton di Kuala Lumpur Major

Turnamen Major pertama untuk Dota Pro Circuit (DPC) 2018-2019 sedang bergulir di Kuala Lumpur. Dengan total 15.000 poin DPC dan hadiah senilai $1 juta untuk diperebutkan, ini akan menjadi kesempatan pertama bagi banyak tim untuk masuk ke posisi yang bagus untuk lolos ke The International 2019 (TI9) saat musim baru saja dimulai.

Gabbi – TNC Predator (Filipina)

Image courtesy of Liquipedia.

Kim GabbiVillafuerte akan melakukan debutnya di Kuala Lumpur sebagai pemain baru posisi 1 untuk TNC Predator. Sementara TNC adalah tim paling kuat di Filipina tahun lalu, kepergian pemain lama seperti Marc Raven Fausto dan Sam Sam_H Hidalgo dalam shuffle pasca TI8 membuat kekuatan tim mereka menurun dibandingkan tim lain di Filipina dan seluruh wilayah Asia Tenggara. Gabbi, bersama pemain pendatang baru lainnya, Michael ninjaboogie Ross Jr. dari Mineski musim lalu, akan menjadi sosok penting bagi TNC dalam mempertaruhkan posisi mereka. Sebagai salah satu support dari Clutch Gamers tahun lalu, Gabbi bisa membuat permainan yang mencolok, tapi tentu saja memenangkan game adalah yang paling penting.

inYourDream – Tigers (Indonesia)

Image courtesy of Dreamhack.

Muhammad inYourDreamRizky selalu dianggap sebagai salah satu pemain bintang terbaik SEA, menjadi pemain pertama yang mencapai 9000 MMR yang secara eksklusif bermain di server SEA pada tahun 2017. Bukan prestasi yang mudah dicapai, meskipun ia belum membuat aksi besar dalam turnamen kompetitif… belum saja. InYourDream dan Tigers mendapatkan tempat di Major dengan memenangkan DreamLeague Season 10 Minor, tim tampil mengagumkan dalam turnamen itu tetapi semuanya melawan kompetitor level bawah. Sekarang mereka akan menghadapi tim-tim besar. Mereka akan melawan tim seperti Evil Geniuses, Team Secret dan PSG. LGD akan jauh dari permainan level biasa, tetapi inYourDream pasti akan menikmati kesempatan untuk membuktikan dirinya melawan beberapa pemain terbaik dunia.

CC&C – paiN X (Amerika Serikat)

Image courtesy of ESL.

Quinn CC&C Callahan telah lama dikenal sebagai salah satu pemain favorit Dota Amerika Utara. Sementara ia menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk streaming dan berkeliaran di liga-liga lokal Amerika Utara, ia akhirnya membuat debut kompetitifnya musim lalu dengan Optic Gaming di bawah kendali juara TI5 Peter ppd Dager, pemain yang paling disukai Dota Amerika Utara. Sementara tim ini melebihi ekspektasi dengan finish di posisi enam besar di TI8, CC&C harus tersingkir dalam roster shuffle. Sekarang ia bersama paiN X, memimpin timnya sendiri bersama pemain lain dari Amerika Utara dan Amerika Selatan. CC&C sekarang akan mendapat kesempatan untuk membuktikan dirinya melawan kapten lamanya dan pasukan barunya, Ninjas in Pyjamas.

March – J.Storm (Korea Selatan)

Image courtesy of Valve Corporation.

Pemain pendukung Korea Selatan yang mengagumkan, ParkMarch Tae-won, akan masuk kembali ke turnamen besar sejak ia vakum dari Dota untuk wajib militer pada 2016. March adalah kunci dalam mendorong nama Korea Selatan ke papan atas beberapa tahun yang lalu. Sebagai kapten MVP Phoenix, secara mengejutkan ia memimpin timnya ke delapan besar di TI5 dengan draft yang tidak lazim yang membuat banyak tim lengah. Sebagai kapten J. Storm, March pasti akan menunjukkan bahwa ia lebih dari sekedar konseptor inovatif atau pemain pendukung yang cerdik, ia juga salah satu pemimpin terbaik di dunia dalam game ini.

UNiVeRsE – Forward Gaming (Amerika Serikat)

Image courtesy of Valve Corporation.

Anda akan kesulitan untuk mencari pemain pro Dota 2 lainnya dengan resume yang lebih baik daripada Saahil UNiVeRsE Arora; ia adalah seseorang yang dapat membanggakan dirinya yang menghadiri semua turnamen TI dalam kariernya, juara dengan Evil Geniuses di TI5, pemain yang membuat million dollar Echo Slam dan salah satu offlaner terbaik di dunia. Ia sekarang telah bergabung dengan mantan roster VG.J Storm yang finish di delapan besar TI8, menggantikan Jingjun Sneyking Wu, untuk membentuk Forward Gaming. Sementara banyak pemain yang sudah puas dengan memiliki penghargaan yang UNiVeRsE telah menangkan sepanjang kariernya, ia bukan orang yang suka bersantai. Di atas kertas, ia adalah salah satu dari beberapa pemain yang memiliki peluang realistis untuk menjadi juara TI lagi karena ia berada dalam roster yang penuh dengan bakat kelas dunia di setiap posisi. Kuala Lumpur Major akan menjadi ujian pertama mereka.

Comments