Mineski Berikan Investasi Dua Juta Dollar Untuk Pasar Esports Indonesia

FIFA Global Series’ FUT Champions Cup takes centre stage in Singapore

Mineski, organisasi esports terbesar di Asia Tenggara, berencana untuk memperkuat posisinya di Indonesia dan membawa “ekosistem esports negara ini ke tingkat berikutnya” dengan investasi sebesar $2 juta pada 2019.

Organisasi ini akan memanfaatkan tiga unit bisnis utamanya untuk memfasilitasi pertumbuhan esports Indonesia. Ketiganya termasuk waralaba cybercafe Mineski Infinity, badan penyelenggara turnamen esports Mineski Events Team (MET) dan tim esports Mineski Professional untuk Dota 2, League of Legends dan Counter-Strike: Global Offensive.

Investasi Mineski senilai $2 juta akan datang melalui MET Indonesia untuk meningkatkan infrastruktur kompetitif di negara ini. Organisasi mengklaim ini akan memberikan lebih banyak kesempatan untuk pemain dan penggemar.

“Kami berencana untuk berinvestasi secara agresif untuk tahun-tahun berikutnya emi mendorong lonjakan pertumbuhan industri esports negara ini, sehingga kami dapat mengejar ketinggalan dengan negara-negara besar lainnya,” ucap Country Manager Mineski Indonesia, Agustian Hwang dalam pernyataannya.

Dengan populasi game aktif lebih dari 43,7 juta gamer aktif, Indonesia adalah pasar game terbesar ke-17, meraup pemasukan lebih dari $1 miliar menurut perusahaan riset pasar, Newzoo pada Oktober 2018.

MET sudah berencana untuk mengadakan sejumlah turnamen esports di Indonesia seperti Garuda Garuda Cup, Indonesia Professional Gaming League dan Jakarta Masters. Jakarta Master akan menjadi program bersi Indonesia dari Masters Manila yang sebelumnya berjalan di negara asal Mineski, Filipina, pada 2019.

Manila Master digelar di Filipina. Sumber gambar: MET.

Mineski telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan Indonesia, seperti Telkomsel, GO-Jek dan Tokopedia yang akan menjadi anugerah bagi rencana investasi berkelanjutan mereka di negara ini.

“Kami sangat senang [membangun] kerja sama dengan Mineski di Indonesia […] sesuai dengan komitmen kami untuk membangun ekosistem hiburan gaya hidup digital bagi masyarakat Indonesia,” kata General Manager Telkomesel untuk Game dan Aplikasi, Auliya Ilman Fadli .

“Melalui Mineski, kami berharap untuk mendorong bakat terbaik lokal untuk diakui secara internasional,” tambah VP Engineering Tokopedia, Herman Widjaja.

Mineski didirikan di Filipina dan telah berkembang selama bertahun-tahun untuk menjadi organisasi esports terbesar, tidak hanya di negaranya tetapi juga di seluruh Asia Tenggara.

Pertumbuhan organisasi ini dapat dilihat pada bagaimana tim Dota 2 mereka telah berubah akhir-akhir ini. Mineski awalnya memiliki roster berisi pemain asal Filipina sampai mulai mengambil bakat dari negara lain di wilayah ini, dengan hasil campuran berbagai negara yang terdiri dari dua orang Malaysia, satu Korea Selatan, satu Australia dan kapten Swedia.

/dota

Comments