Masih Terus Berlari: Bagaimana 12 Atlet Pantang Menyerah Mengatasi Pembatalan Ajang North Pole Marathon 2019 Ini

Tsui, Annie & Andy – FWD 78° North Marathon

“Kamu tidak bisa mengalahkan orang yang tidak akan pernah menyerah,” ungkap pemain baseball legendaris, Babe Ruth.

Pada 16 April 2019, kata-kata Ruth tersebut akhirnya kembali muncul dalam kehidupan, ketika 12 atlet menentang segala rintangan dalam kompetisi maraton “North Pole Marathon” alias balap di belahan bumi bagian paling utara yaitu lingkaran benua Arktik. Salah satu perusahaan besar Asia, FWD Insurance adalah yang mendukung mereka, seperti yang telah mereka lakukan sejak beberapa waktu sebelumnya.

Dua hari sebelum balap maraton di kutub utara yang sangat ditunggu-tunggu ini, panitia dan atlet balap diberitahu bahwa balapan itu ditunda hingga 16 April. Kemudian pada 13 April, berita buruk muncul yaitu -maraton akan dibatalkan secara keseluruhan, karena ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina.

Ini adalah pertama kalinya dalam hampir dua dekade perlombaan maraton kutub utara ini akan dibatalkan. Beberapa ekspedisi lainnya menjadi korban perselisihan dua negara ini, yang berimbas juga dengan dibatalkannya banyak event di kutub utara tersebut.

Melihat kondisi ini, FWD terus melangkah tidak gentar, dengan ide untuk membuat dan mengorganisir maraton baru yang disebut, The FWD 78 Degree North Marathon, di Longyearbyen sehingga pelari masih dapat memenuhi ambisi mereka untuk menyelesaikan maraton di suhu di bawah nol dan kondisi musim dingin yang ekstrem sambil mengumpulkan dana untuk amal yang mereka sponsori. FWD berhasil mengorganisir balapan dadakan tersebut dalam waktu tiga hari yang sibuk.

Pelari berlari melintasi salju dan es di Longyearbyen di Svalbard, Norwegia, sekitar 1050 kilometer jauhnya dari kutub. Kondisi di sekitar balapan lebih menantang daripada maraton Kutub Utara baru-baru ini karena angin yang cukup kencang. Namun, para atlet menunjukkan tekad untuk menyelesaikan trek yang sulit ini.

Tsui Chi Kin – FWD North Pole Marathon

 

Pelari dari Hong Kong, Tsui Chi Kin, yang membalap untuk the Special Olympics and the Hong Chi Association, keluar sebagai juara pertama saat ia menyelesaikan lomba hanya dalam waktu tiga jam saja. Xiaobin Qiu dari Tiongkok mengikuti Tsui di posisi kedua, dengan Managing Director & Chief Operating Officer FWD, Robert Schimek, mengamankan posisi ketiga. Sementara itu, Joyette Jopson memenangkan kompetisi bagian wanita, menyelesaikan lomba dalam 4 jam 10 menit.

Kepala Staf Pelanggan dan Pemasaran FWD Group, Tim Oliver, berbicara tentang peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya:

“Kita semua di FWD sangat bangga dengan semua peserta terlepas dari pergantian acara yang tak terduga, menreka menunjukkan ketangguhan dan keberanian yang mengagumkan untuk bertahan dan menyelesaikan maraton yang sangat menantang. Selamat kepada semua pelari karena berhasil menyelesaikan The FWD 78 Degree North Marathon.

“Pengalaman ini benar-benar menunjukkan filosofi produk kami (FWD), dalam memiliki rasa percaya diri untuk mengatasi kesulitan dan terus menjalani janji untuk merayakan hidup,” kata Tim Oliver tentang pencapaian FWD dan para atlet.

Mereka yang terlibat dalam prestasi luar biasa ini sekarang akan pulang dan berencana untuk kembali ke balap maraton kutub utara tahun 2020 mendatang.

Klik di sini untuk membaca lebih lanjut tentang Asuransi FWD

Comments