Lima klub Indonesia paling populer pada 2017

Indonesia dengan kompetisi utama Liga 1 pada 2017 ini mengundang banyak pemberitaan. Beberapa klub bahkan mencuri perhatian lewat prestasi namun ada juga yang menjadi perbincangan karena keputusannya untuk memakai jasa marquee player, yang sedikit banyak mendongkrak nama mereka di kancah persepakbolaan Tanah Air dan dunia.

Kali ini FOX Sports Asia mencoba menyajikan daftar lima klub paling populer di Indonesia selama tahun ini. Simak daftar lengkapnya!

Persib Bandung

Di awal musim, Persib Bandung menjadi topik utama seiring langkah mereka merekrut duo eks Chelsea yakni Michael Essien dan Carlton Cole. Keputusan klub berjuluk Maung Bandung tersebut awalnya disambut suka-cita dan banyak media lokal serta luar negeri yang menjadikan kedatangan keduanya sebagai porsi berita.

Meski begitu, ekspektasi berlebih itu tidak sejalan dengan performa yang ditampilkan. Essien sendiri beberapa kali tidak sanggup menuntaskan pertandingan karena masalah fisik, sementara Cole diputus kontraknya di pertengahan jalan.

Terlepas itu, Persib layak dinobatkan sebagai klub paling populer di Indonesia, dan itu didukung dari banyaknya jumlah pengikut mereka di medai sosial Twitter yang menembus angka 3,15 juta, menjadi yang terbanyak di antara klub-klub Indonesia lainnya.

Persija Jakarta

Klub populer lainnya selain Persib adalah Persija Jakarta. Tim asal ibu kota negara itu menjadi salah satu yang paling diikuti oleh suporter loyalnya, bahkan ketika mereka diharuskan menggelar pertandingan di luar wilayah.

Persija di musim ini terpaksa mengungsi ke Stadion Patriot yang berada di Bekasi karena Gelora Bung Karno yang biasa mereka sewa tengah direnovasi menyambut ASIAN GAMES.

Puluhan ribu suporter yang hadir mendukung baik itu di Patriot atau pun saat partai usiran, seperti yang terjadi saat melawan Persib di Solo, menjadi bukti akan kebesaran Tim Macan Kemayoran.

Bali United

Setelah lama tidak ada klub yang mewakili mereka di kasta tertinggi sepakbola Indonesia, Bali kini memiliki Bali United yang bisa dibanggakan.

Armada Serdadu Tridatu bahkan tidak main-main dalam mengarungi kompetisi Liga 1 kemarin, dan itu terbukti dengan langkah mereka merekrut sejumlah pemain berkualitas seperti Irfan Bachdim, Stefano Lilipaly hingga Sylvano Comavlius.

Bali United nyaris keluar sebagai juara namun harapan mereka diganjal oleh kontroversi setelah pihak Liga memberikan tambahan poin kepada klub rival, Bhayangkara FC di pengujung musim. Tapi mereka boleh berbangga karena finis sebagai runner-up.

Bhayangkara FC

Ini adalah klub yang cukup menyita perhatian di kompetisi 2017. Selain karena kesuksesan mereka keluar sebagai juara, Bhayangkara FC juga dianggap sebagai public enemy karena kemunculan mereka yang sarat kontroversi.

Bhayangkara sendiri merupakan pecahan dari Persebaya pada 2010 silam, sebelum merombak namanya menjadi Surabaya United pada April 2016 dan Bhayangkara Surabaya United per September 2016 setelah merger dengan PS Polri. Mereka akhirnya mematenkan nama Bhayangkara FC sebelum terjun ke kompeisi Liga 1 dan meraih sukses besar.

Dengan bermaterikan pemain ternama seperti Evan Dimas, Otavio Dutra, Ilija Spasojevic hingga merekrut eks Sporting Lisbon Paulo Sergio sebagai marquee player, klub yang identik dengan kepolisian itu finis sebagai yang terbaik sekali pun harus diwarnai kontroversi pemberian poin oleh operator Liga di pengujung musim.

Arema FC

Arema dengan nama besarnya menjadi salah satu kontestan paling mengecewakan di musim ini. Meski memiliki nama besar sebagai salah satu kekuatan di Jawa Timur, Arema justru tampil di bawah ekspektasi.

Performa buruk ditunjukkan klub berjuluk Singo Edan tersebut di awal musim hingga membuat pelatih Aji Santoso memutuskan mundur. Kendali tim utama kemudian dipegang oleh Joko Susilo, namun mereka tetap saja tidak mampu tampil oke.

Publik Malang dengan suporternya yang luar biasa tentunya kecewa karena timnya finis di urutan kesembilan di tabel klasemen akhir Liga 1, tapi kebesaran nama mereka tidak perlu diragukan dan itu terlihat dari supoternya yang selalu mendampingi.

Apakah kami melewatkan sesuatu dalam daftar? 

Beri tahu kami di kolom komentar!

Comments