Sriwijaya dan PSMS Resmi Mencopot Pelatihnya

Kabar mengejutkan datang dari pulau Sumatera. Dua kontestan Liga 1 Indonesia musim 2018 asal Andalas tersebut, Sriwijaya dan PSMS Medan secara bersamaan mengganti pelatih mereka di tengah musim ini.

Sriwijaya memang sudah dilanda kekalutan perihal penunggakan pembayaran gaji para pemain dan staff mereka. Sembilan pemain hengkang dan kini sang pelatih pun resmi berpisah dengan skuat Laskar Wong Kito. Padahal Sriwijaya bertengger di posisi ketiga klasemen dengan raihan 23 poin.

“Ini keputusan sepihak dari mereka. Lawan Mitra Kukar saya sudah tak lagi bersama tim,” kata coach Rahmad, dilansir dari laman Goal.

Berbeda dengan Sriwijaya, kubu PSMS Medan memecat pelatihnya Djajang Nurdjaman karena dianggap tak mampu mengangkat performa timnya pada paruh awal musim ini. Klub berjuluk Ayam Kinantan tersebut bertengger di posisi juru kunci dengan raihan 15 poin saja dari 15 kali bermain. Padahal PSMS mampu menembus semifinal Piala Presiden 2018 di ajang pra-musim lalu.

“Sejak dari Piala Presiden hubungan saya dengan manajemen sudah tidak baik. Bagaimana pun kalau tidak kompak pelatih dan manajemen susah dong. Tim mana bisa kuat,” ungkap mantan pelatih Persib saat juara ISL tahun 2014 lalu.

“Sebetulnya saya sudah mempelajari situasi ini. Seperti sudah diskenariokan. Mulai dari masuknya Suharto (asisten) sampai dipecatnya dua asisten saya tanpa persetujuan saya. Lalu saya beri nama pengganti tapi tidak direspons, mereka memasukkan Nimrod (pelatih fisik). Bukan tidak setuju dengan mereka, tapi caranya,” kata Djadjang.

Comments