Mengapa Tidak Semua Wonderkid Bisa Menjadi Pemain Top Dunia? Ini Penjelasan Rio Ferdinand

FourFourTwo ID FourFourTwo ID

Rio Ferdinand membicarakan soal bagaimana mengubah bakat menjadi performa bagus di lapangan, mengapa tidak semua pemain berbakat bisa memenuhi potensi mereka, dan bagaiaman media sosial ikut menciptakan para pesepakbola yang lebih berteknik

Anda pernah bermain dengan begitu banyak pemain muda berbakat – apa perbedaan mereka yang sukses dan mereka yang tidak?

Otak. Mereka yang sukses pasti mampu menyerap informasi dan kemudian mentransfernya ke lapangan. Mereka menyadari apa yang perlu mereka lakukan untuk meningkatkan kualitas mereka ke platform yang berbeda dalam hal menghasilkan performa bagus secara konsisten. Saya telah melihat begitu banyak pemain dengan talenta besar, tetapi mereka tidak mampu memadukannya (dengan kualitas otak) untuk menghasilkan pemain hebat yang potensinya ada dalam diri mereka.

Saya selalu berbicara tentang Cristiano Ronaldo, ia memiliki segalanya, tetapi ia tidak mengombinasikan segalanya di usia 19 tahun. Namun ia cukup cerdas untuk memanfaatkan semua kelebihannya dan pelan-pelan memadukan semuanya secara permanen untuk menjadikan dirinya seperti pemain yang kita tahu sekarang.

Apakah menurut Anda Inggris menghasilkan jenis pemain yang berbeda sekarang, misalnya seperti Jadon Sancho dan Marcus Rashfword? Dan mengapa ada semakin banyak pemain bertipe seperti mereka?

Akademi harus mendapatkan kredit atas hal ini, tetapi saya pikir media sosial berperan besar dalam banyak perkembangan pemain muda sekarang. Pemuda-pemuda ini sekarang bisa melihat begitu banyak trik dan skill yang bisa mereka latih dan kemudian eksekusi di lapangan.

Ketika saya kecil, ‘Cruyff turn’ dan ‘stepover’ adalah dua skill utama untuk melewati pemain lawan. Sekarang, keduanya sudah menjadi bagian dasar dari permainan, setara umpan atau tekel. Para pemain kini mendapatkan pengaruh lebih dini dan lebih sering.

Teknologi, konsol gim, semuanya juga berperan. Para pemain muda kini punya media sosial, beberapa dari mereka mendapatkan reputasi dari profil Instagram mereka dan video Snapchat mereka, karena orang-orang senang melihat media yang pendek dan bisa disaksikan secara cepat. Jika mereka bisa melakukan skill yang ingin dilihat orang, mereka akan menumbuhkan popularitas mereka, yang mana jelas akan memberikan mereka motivasi besar.

Apakah para pesepakbola modern adalah atlet yang lebih baik daripada para pemain di era Anda? Bisakah Anda menjadi pemain top sekarang tanpa menjadi atlet top?

Anda tidak bisa menjalani gaya hidup sekarang seperti para pemain di 1980an. Anda tidak bisa keluar minum-minum, clubbing, dan bersosialisasi setiap akhir pekan. Sekarang Anda kadang harus bermain tiga pertandingan dalam sepekan dan Anda harus hidup dengan cara yang benar, makan makanan yang benar, mempersiapkan dan beristirahat untuk pertandingan.

Sekarang segalanya berjalan secara baik, tidak ada lagi misteri soal bagaimana mempersiapkan tubuh untuk performa yang maksimal.

Apa nasihat yang akan Anda berikan untuk pemain berusia 18 tahun Rio Ferdinand jika ia sedang bekerja keras lewat akademi saat ini?

Bekerja keraslah dan milikilah rasa lapar, lapar akan etos kerja. Milikilah keinginan untuk meningkatkan diri kamu setiap waktu. Hiduplah gaya hidup yang sangat bersih, dan selalu nikmati permainan Anda.

Saya berharap saya mulai berlatih yoga lebih dini agar memiliki tubuh yang liat dan lebih tahan akan ancaman cedera. Dan mungkin melakukan lebih banyak latihan kaki dan melatih tenaga dan kekuatan. Selain itu, saya tidak punya terlalu banyak penyesalan soal karier saya.

Apakah media sosial memberikan distraksi yang tidak perlu bagi para pemain yang mencoba untuk bisa menembus tim utama?

Inilah dunia yang kita tinggali sekarang, (media sosial) adalah bagian dari itu. Anda tidak bisa mengatakan bahwa para pesepakbola tidak boleh menggunakannya. Cara menggunakannya lah yang penting.

Jika saya sekarang masih menjadi pemain, saya tidak akan menggunakannya sehari sebelum pertandingan, di hari pertandingan, atau bahkan mungkin sehari setelah pertandingan. Jika tim saya kalah atau seri, saya tidak akan menggunakan media sosial selama sehari atau dua hari setelahnya.

Comments