Para Pemain La Liga Tolak Bermain di Amerika

Asosiasi Pesepakbola Spanyol (AFE) mengumumkan bahwa mereka tetap pada pendiriannya untuk menolak keputusan La Liga yang berencana bermain di AS musim ini. Dalam pertemuan yang dihadiri perwakilan dari masing-masing klub bahkan menyatakan untuk tidak bermain.

Setelah pertemuan antara perwakilan klub termasuk Kapten dari tim liga divisi utama (termasuk kapten Real Madrid Sergio Ramos dan wakil kapten Barcelona Sergio Busquets), David Aganzo presiden AFE, menyatakan bahwa ia berniat untuk mengadakan pertemuan pada bulan September dengan pimpinan La Liga Javier Tebas. Pertemuan itu akan menjadi ajang untuk menyampaikan semua keluhan yang dibuat para pemain.

Aganzo tidak mengesampingkan potensi adanya pemogokan jika masalah tersebut tidak terselesaikan. Penjadwalan dan situasi keuangan di belakang perjanjian menjadi bahasan lain.¬†“Para pemain marah,” ujar David Aganzo dalam konferensi persnya setelah pertemuan dengan para kapten (22/8).

Para pemain LaLiga bisa mengambil tindakan mogok atas kesepakatan untuk menolak pertandingan internasional di luar negeri untuk pertama kalinya. Pekan lalu, LaLiga mengumumkan bahwa mereka bermitra dengan perusahaan olahraga dan hiburan AS, Relevent untuk kesepakatan selama 15 tahun dan memainkan pertandingan di Amerika Serikat sekali dalam satu musim.

“Para pemain tidak ingin bermain di luar negeri. Hal-hal harus dilakukan dengan cara yang lebih koheren dan dengan akal sehat. Keputusan sebesar ini, yang mempengaruhi pemain, wasit dan penggemar, diambil secara sepihak dan merupakan kurangnya rasa hormat, ” tambah Aganzo soal alasan penolakan tersebut.

Aganzo mengatakan kesepakatan dengan Relevent dilakukan tanpa konsultasi dengan para pemain dan tidak mempertimbangkan jadwal sibuk LaLiga. “Tidak mungkin bahwa seseorang mengambil keputusan dari perjanjian 15 tahun, yang mempengaruhi banyak orang dan tanpa konsultasi. Kami sudah muak dengan tidak dihargai,” tambahnya.

Comments