Ditangkap karena Mengemudi dalam Keadaan Mabuk, Lloris Minta Maaf

Penjaga gawang yang juga merupakan kiper Tottenham Hotspur, Hugo Lloris, ditangkap di pusat Kota London pada Jumat (24/8/2018) pagi karena mengemudi dalam keadaan mabuk.

Pemain berusia 31 tahun itu berhenti sekitar pukul 2.20 pagi dan dibawa ke kantor polisi Charing Cross, di mana dia secara resmi didakwa sebelum dibebaskan dengan jaminan.

Lloris, yang dijadwalkan akan muncul di Westminster Magistrates ‘Court pada 11 September, meminta maaf atas insiden itu dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Jumat malam.

“Saya ingin meminta maaf sepenuh hati kepada keluarga saya, klub, rekan tim saya, manajer, dan semua pendukung,” katanya.

“Mengemudi dalam keadaan mabuk benar-benar tidak dapat diterima. Saya bertanggung jawab penuh atas tindakan saya dan itu bukan contoh yang ingin saya tetapkan,” ucapnya.

Sebelumnya, sebuah pernyataan Kepolisian Metropolitan saat penangkapan Lloris mengatakan, “Seorang pria telah dituntut setelah pemberhentian patroli rutin di Gloucester Place, W1.”

“Hugo Lloris, 31, dari East Finchley didakwa mengemudi dalam keadaan mabuk pada Jumat, 24 Agustus. Dia telah ditebus untuk kembali ke Westminster Magistrates ‘Court pada hari Selasa, 11 September,” lanjut pernyataan itu.

Lloris bergabung dengan Tottenham pada tahun 2012. Pada musim ini, dia tampil dalam dua laga Premier League setelah memenangi Piala Dunia 2018 bersama Prancis pada bulan lalu.

Comments