Pengadilan Kroasia Tolak Kasus Kesaksian Palsu Modric

Pengadilan Kroasia telah menolak tuduhan sumpah palsu yang diduga dilakukan Luka Modric. Untuk sementara, pemainyang baru-baru ini dinobatkan sebagai pemain sepakbola terbaik di dunia terhindar dari hukuman 5 tahun penjara.

Sebelumnya Jaksa Kroasia telah menuduh pemain Real Madrid tersebut memberikan kesaksian palsu di pengadilan mantan eksekutif mantan klubnya Dinamo Zagreb.

Kasus tersebut terkait dengan transfer Luka Modric ke Tottenham Hotspur pada tahun 2008 silam. Pengadilan pidana Zagreb menolak tuduhan terhadap pemain terbaik dunia versi FIFA tersebut meskipun putusannya dapat diajukan banding.

Kasus yang ditangani itu melibatkan kepala eksekutif Dinamo Zdravko Mamic dan tiga pejabat, semua dijatuhi hukuman penjara karena menggelapkan dana dari transfer pemain, meskipun Mamic meninggalkan negara itu ke Bosnia. Diperkirakan biaya penggelapan Dinamo Zagreb lebih dari € 15 juta.

Dalam kesaksian awal, Modric mengakui jika Mamic melakukan kesalahan dalam proses transfernya. Namun setelahnya, gelandang yang membawa Timnas Kroasia ke final piala dunia tersebut merevisi kesaksiannya. Alasannya, Modric mengaku bingung dengan pertanyaan yang diajukan jaksa.

Putusan itu sedang diajukan. Media Kroasia melaporkan bahwa pengadilan pidana kota Zagreb mengatakan tuduhan sumpah palsu terhadap Luka Modric “prematur” karena putusan dalam sidang korupsi itu sendiri belum final.

Comments