Dihukum AFC, Pahang FA tolak ajukan banding

Runner-up Liga Super Malaysia itu menolak banding atas hukuman berat yang diberikan AFC.

Masalah kembali hadir dari sepakbola Malaysia sebagaimana klub elite mereka, Pahang FA, menolak untuk ajukan banding atas sanksi berkompetisi di turnamen AFC selama dua tahun dari federasi sepakbola Benua Kuning (AFC).

Pahang dihukum karena menolak ambil bagian pada Piala AFC 2018 esok. Melalui laman resminya, mereka menolak lantaran ingin fokus pada prestasi lokal di Liga Super Malaysia dan alasan finansial jika berkompetisi di luar Negeri Jiran.

Pahang mendapat tiket otomatis ke babak grup Piala AFC untuk menggantikan tempat juara Piala FA Malaysia, Kedah FA, yang tak punya lisensi AFC.

Pahang sendiri finish sebagai runner-up Liga Super Malaysia 2017 lalu dan miliki lisensi AFC, sehingga dipilih oleh federasi sepakbola Malaysia (FAM) sebagai pengganti Kedah. Namun mereka menolak.

Seperti dilansir ESPN, Pahang pun mendapat hukuman sanksi berkompetisi di ajang AFC pada musim 2018 dan 2019. Mereka memiliki kesempatan untuk banding hingga 30 Desember esok, tapi telah melansir keputusan untuk tak mengajukan banding

Keputusan ini jelas membuat FAM kecewa dan hal itu dilontarkan oleh presidennya, Tunku Ismail Sultan Ibrahim (TMJ). Dia khawatir tindakan Pahang bakal berdampak buruk pada Liga Super Malaysia, yang baru saja mendapat kenaikan peringkat sehingga bisa meloloskan satu wakilnya ke Liga Champions Asia pada 2019 esok.

“Saya sungguh berharap Pahang mau mengajukan banding dan mengikuti Piala AFC 2018. Mereka adalah tim yang bagus dan layak mewakili Malaysia di Asia. Sanksi dua tahun sangat lama dan saya menakutkan jika ini bisa berdampak buruk pada sepakbola Malaysia,” tutur TMJ, seperti dilansir ESPN.

Mari kita nantikan apakah manajemen Pahang bakal mengubah keputusannya, dengan mengajukan banding hukuman dan bersedia mengikuti gelaran Piala AFC 2018.

 

Comments