Soal transfer Evan Dimas dan Ilham Udin, Selangor FA sindir ketua PSSI

Ketua PSSI, Edy Rahmayadi, sempat menyindir kepindahan Evan Dimas dan Ilham Udin ke Selangor FA sebagai tindakan yang tidak nasionalis.

Tak bisa dipungkiri jika mayoritas khalayak sepakbola Indonesia menilai kepindahan Evan Dimas dan Ilham Udin ke klub elite Malaysia, Selangor FA, sebagai langkah maju dalam jenjang karier pesepakbola nasional.

Namun baru-baru ini pandangan berbeda dan kontroversial justru disampaikan ketua umum PSSI, Edy Rahmayadi, Dia malah menilai keputusan Evan dan Udin tidak nasionalis dan lebih mementingkan uang.

Sosok berusia 56 tahun itu khawatir persiapan kedua bintang muda tersebut untuk Asian Games 2018 terganggu, lantaran jarak jauh yang memisahkan dan jeda kompetisi yang berbeda.

Menanggapi pandangan Edy, Selangor melalui presidennya, Datuk Seri Subahan Kamal, lantas melempar sindiran terutama menyoal kritikan nasionalisme Evan dan Ilham.

“Kami memiliki kontrak dengan tanda tangan dan stempel dari kedua pemain. Bahkan pembayaran telah dilakukan. Mereka akan bergabung bersama kami pada 22 Desember mendatang,” tutur Datuk Kamal, seperti dikutip New Straits Times.

“Ya, dia [Edy] bisa bilang apapun yang diinginkan. Kami hanya mempertanyakan bagaimana bisa bermain di luar negeri dan menghasilkan uang lebih banyak lalu menjadi tidak patriotik?

“Selangor selalu memiliki pemain dari Indonesia. Pastinya Selangor FA tidak khawatir dengan kontrak dua pemain ini, karena sudah valid,” pungkasnya.

 

Comments