Tuntut tunggakan gaji, Pelatih Persib dikecam Johor Darul Ta’zim

Pelatih baru Persib Bandung itu dikecam oleh pihak Johor Darul Ta’zim, lantaran masalah tunggakan gaji.

Satu kabar kontroversial datang dari pelatih baru Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez. Baru-baru ini juru taktik asal Argentina itu melakukan protes secara publik menyoal sebagian gajinya yang belum dibayar oleh klubnya musim lalu, Johor Darul Ta’zim.

Gomez beserta pengacaranya bahkan sudah menyatakan kesiapan melaporkan kasus ini ke FIFA untuk diproses. Disebutkan bahwa JDT belum membayar tunggakan gaji sebesar 60 ribu dollar AS (sekitar Rp798 juta).

Namun pihak JDT buru-buru mengklarifikasi kabar tersebut. Melalui presiden klubnya, Tunku Ismail Ibni Sultan Ibrahim, mereka membantah keras telah menunggak gaji Gomez.

“Saya, Tunku Mahkota Johor, tidak perlu saya nyatakan berapa banyak uang yang saya punya. Masuk akal atau tidak 60 ribu (dollar AS) tidak mampu saya bayar?” kecam Tunku Ismail, melalui laman Facebook resmi JDT.

Direktur teknik JDT, Alistair Edwards, juga menegaskan bahwa isu yang diangkat Gomez merupakan satu kebohongan besar. Dia memastikan bahwa klub elite asal Malaysia tersebut sudah merampungkan segala tanggung jawab finansial pada Gomez.

“Mario Gomez telah menyatakan bahwa JDT berhutang pembayaran gaji kepada dia. Ini tidak benar dan merupakan tindakan yang tak patut dari pihak Gomez. Faktanya adalah, sebagian dari kontrak Gomez bersama JDT adalah beliau diharuskan membayar gaji asistennya Raul Longhi,” tegas Edwards, seperti dilansir Goal.

“Gomez pada awalnya membayar jumlah ini secara terus kepada Longhi dan kemudian dia meminta sekretaris klub kami untuk membuat pembayaran terus kepada Longhi. Sejak 2015, JDT telah membayar komponen gaji ini secara rutin kepada Longhi daripada gaji Gomez mengikut permintaan khususnya sesuai dengan kewajiban dalam kontrak Gomez.

“Gomez juga telah membuat pernyataan palsu bahwa kami tidak menjawab suratnya. Kami menerima surat itu dalam bahasa Spanyol dan telah menjawab dengan sewajarnya. Jangan coba untuk menipu, karena ini akan merusak karier Anda di Indonesia,” tegasnya.

Edwards memaparkan pembelaan JDT disertai bukti-bukti dokumen, yang diunggah ke akun Facbook resmi klub. Mereka pun siap meladeni Gomez beserta pengacaranya, jika kasus ini benar-benar diajukan ke FIFA.

Comments