Pelatih PSM pertanyakan sanksi Komdis PSSI

Pelatih PSM Makassar mempertanyakan keputusan Komdis PSSI yang meberkan sanksi kepada dua asistennya, yakni Imran Amirullah dan Syamsuddin Battola.

Hukuman yang diberikan kepada kedua asisten itu terbilang berat. Mereka dilarang mendampingi tim dan masuk kamar ganti selama enam bulan yang disebabkan protes berlebihan.

“Saya betul-betul bingung. Masa kami dapat skorsing seperti ini? Terus terang saya tidak melihat keseimbangan atau keadilan di sini,” ucap Rene Alberts dalam laman Tribun Makassar.

Tentu ketidakhadiran dua asisten hingga akhir tahun merugikan tim. Padahal persaingan di Liga 1 Indonesia musim ini terbilang ketat. Kini PSM berada di peringkat ketiga klasemen dengan raihan tujuh belas poin. Empat peringkat teratas berpoin sama.

“Kekuatan peserta Liga 1 sulit ditebak, sangat sulit melihat siapa yang hebat, karena semua kekuatan hampir sama. Perbedaan peringkat satu sampai dengan 11 hanya berselisih empat poin saja. Liga ketat seperti ini sangat tidak biasa di manapun di dunia ini,” tambah Rene Alberts.

“Sebelum liga ini dimulai saya sudah katakan, semua tim bisa saling mengalahkan, dan kita bisa melihat sekarang itu terjadi. Dalam pertandingan pasti akan ada kalah menang. Kekalahan menjadi tanggung jawab dari pemain untuk bangkit kembali.”

Comments