Mampukah Marko Simic mengejar rekor Boaz Solossa?

Ketajaman Marko Simic di ajang Piala AFC 2018 berpotensi membuatnya mengejar rekor Boaz Solossa.

Persija Jakarta ada di ambang kelolosan ke babak 16 besar Piala AFC 2018, usai meraih kemenangan krusial nan fantastis atas Johor Darul Takzim (JDT), pada matchday kelima Grup H, Selasa (10/4) malam WIB.

Kemenangan itu membuat Persija terus memuncaki Grup H lewat koleksi sepuluh poin, dengan hanya butuh hasil imbang saja untuk pastikan kelolosan pada matchday pamungkas esok.

Jika harus menunjuk satu sosok paling berpengaruh terhadap kegemilangan ini, Persija tentu harus berterima kasih pada mesin gol barunya, Marko Simic.

Alasannya? Sederhana tapi paling krusial, apalagi jika bukan sumbangan gol. Dari empat partai yang sudah Simic mainkan di Piala AFC, secara spektakuler dia sudah mengoleksi tujuh gol! Angka yang membuatnya jadi pemuncak sementara top skor turnamen.

Hebatnya Simic menorehkan tujuh gol hanya dalam dua partai saja. Satu lewat hat-trick ke jala Tampines Rovers, sementara sisanya berkat quat-trick hadapi JDT. Fakta yang sekaligus membuatnya jadi penoreh quat-trick pertama dalam sejarah Piala AFC.

Jika ditelisik lebih dalam, jumlah gol Simic tersebut juga membuatnya duduk di peringkat empat dalam daftar pencetak gol terbanyak untuk klub Indonesia di Piala AFC.

Seperti dilansir Goal, Simic ada di bawah Keith Kayamba Gumbs (8 gol), Edward Wilson Junior (10 gol), dan Boaz Solossa sebagai pemuncak (16 gol).

Mengejar defisit satu gol dari Kayamba dan tiga gol Edward Wilson, menjadi hal yang realistis buat Simic. Dia bisa saja melakukannya di partai pamungkas grup esok, lantaran hadapi kompetitor terlemah Tampines Rovers yang dihajar 4-1 pada pertemuan pertama.

Namun jarak sembilan gol dengan Boaz tampak mustahil untuk dikejar dalam satu edisi Piala AFC. Kapten timnas Indonesia itu saja melakukannya dalam tiga edisi berbeda.

Semuanya bersama Persipura Jayapura, yang dibawanya ke perempat-final pada edisi 2011, ke semi-final pada edisi 2014, dan ke babak 16 besar di edisi 2015.

Namun segalanya bisa terjadi jika Simic sanggup menjaga rasio gol-nya. Rasio gol penyerang asal Kroasia itu kini sebesar 1,75 gol per partai. Dia setidaknya butuh enam partai lagi untuk menyalip rekor Boaz, yang artinya membawa Macan Kemayoran ke perempat-final lintas zona.

Mampukah Simic dan Persija melangkah sejauh itu di Piala AFC 2018 ini? Mari kita nantikan!

Comments