Kisah Akhir Robben-Ribery di Bayern: Ketika Mereka Saling Berkomentar Satu Sama Lain

Era duo Arjen Robben dan Frank Ribery di Bayern Munchen sudah usai. Dua pemain sayap kanan dan kiri ini resmi hengkang dari klub raksasa Jerman tersebut setelah mempersembahkan 22 trofi sejak Ribery bergabung 2007 dan Robben pada 2009 silam.

Laman resmi Bundesliga secara khusus memberikan penghormatan untuk kepergian duo ikonik ini. Dalam satu tempat dan satu waktu, Robben dan Ribery menjawab pertanyaan khusus yang didedikasikan untuk kiprah mereka di kompetisi Jerman.

“Kami berdua pemain besar. Kami berdua memiliki banyak kualitas dan pengalaman. Kami berdua pernah bermain untuk klub besar dalam karier kami. Ketika saya pertama kali datang, saya senang memiliki rekan untuk membantu saya di sayap yang berlawanan. Itu baik bagi saya karena lawan tidak pernah tahu apa yang akan Bayern lakukan: menyerang ke kiri atau menyerang ke kanan. Itu hebat!,” ujar Ribery.

‘He should have given me 1 more year!” Ribery leaves Bayern

“Kami memiliki banyak kesamaan tetapi kami juga berbeda. Kita mungkin dapat melihat perbedaannya dengan melihat statistik. Dia (Ribery) mungkin memiliki lebih banyak assist sedangkan saya memiliki lebih banyak gol,” ungkap Robben.

“Namun, setiap orang berbeda, kami berdua memiliki daya tarik untuk mencetak gol: menciptakan peluang, terjun ke pertarungan satu lawan satu (dengan bek lawan). Saya pikir kami berdua ingin menang, terlepas dari apakah itu dalam latihan atau dalam pertandingan; kami ingin menang. Pada saat yang sama, kami masih ingin menikmati diri sendiri di lapangan.”

Is Kovac under pressure despite winning Bayern Munich’s 7th straight Bundesliga title?

Comments