Buffon tak ingin melawan Juventus di final Liga Champions

Gianluigi Buffon sudah berkostum Paris Saint-Germain (PSG) setelah memutuskan hengkang dari Juventus pada musim panas 2018. Meski demikian, dia masih tetap mencintai bekas klubnya tersebut.

Ini terungkap dari pernyataannya jika harus bertemu Bianconeri, julukan Juventus, pada ajang Liga Champions. Buffon tak ingin PSG melawan Juventus pada partai puncak kompetisi paling bergengsi antarklub Eropa tersebut.

“Tidak ingin berhadapan dengan Juve di final. Saya tak mau kegembiraan saya berbuntut kesedihan pada mantan rekan setim dan penggemar,” ucap Buffon dikutip dari Gazzetta dello Sport.

“Kami sudah sering menangis bersama. Saya pantas mendapatkan kegembiraan yang sempurna. Jika harus berhadapan dengan Juventus, lebih baik sebelum partai final.”

Selama berkostum Juventus sejak 2001, Buffon sudah menikmati banyak kenangan, baik yang manis maupun pahit. Dia tetap setia ketika Juventus degradasi ke Serie B karena terlibat calciopoli alias kasus pengaturan skor di samping kesuksesan mereka meraih sembilan scudetto atau gelar Serie A.

Meskipun demikian, hanya satu gelar yang tak pernah Buffon nikmati. Mereka gagal menjadi juara Liga Champions meskipun tiga kali masuk final pada 2003, 2015 dan 2017. Semuanya berakhir dengan kegagalan.

Ini yang membuat Buffon menolak untuk gantung sarung tangan alias pensiun meskipun sudah berusia 40 tahun. Hengkang dari Si Nyonya Besar, Buffon mencoba peruntungan bersama PSG yang merupakan raksasa Liga Prancis.

Pada Liga Champions musim ini, PSG tergabung di Grup C bersama dengan Napoli, Liverpool dan Red Star Belgrade. Untuk sementara PSG menempati peringkat ketiga dengan koleksi tiga poin, terpaut satu angka dari Napoli yang berada di puncak.

Sementara itu Juventus berada di Grup H bersama dengan Manchester United, Valencia dan Young Boys. Bianconeri saat ini memuncaki klasemen dengan koleksi enam poin, unggul dua angka atas Man United di urutan kedua.

Hanya dua tim teratas yang berhak maju ke fase knock-out. Dengan kondisi sekarang, PSG tak boleh gagal dalam laga selanjutnya untuk menjaga asa Buffon meraih gelar pertama Liga Champions.

Comments