Sempat Alami Tekanan, Pelatih Barca: Ini Hal Normal di Liga Champions Eropa

UEFA Champions League: Tottenham Hotspur dressing room celebrations

Gol pemain Lyon, Lucas Tousart di awal babak kedua ke gawang Marc Andre Ter Stegen memang mengubah skor menjadi 2-1 saat itu. Secara angka, memang Barca masih unggul 2-1, tapi mereka was-was Lyon menambah golnya menjadi 2-2 dan Barca tersingkir dari Liga Champions Eropa.

Pasalnya jika skor 2-2 terjadi, Barca akan disulitkan karena Lyon akan jauh lebih bertahan karena sudah unggul gol tandang. Saat itu, Lionel Messi dkk seakan tertekan dan kebingungan bagaimana cara mengembangkan permainan. Padahal sepanjang babak pertama, mereka bermain cemerlang.

“Kami memainkan babak pertama yang luar biasa, dengan peluang dan dominasi. Di babak kedua mereka menekan dengan ketat dan berisiko bagi kami, setelah kebobolan 2-1 solusi kami adalah mengganti penyerang kami untuk menyudahi skor permainan,” ujar pelatih Barca, Ernesto Valverde.

“Ini adalah pertandingan Liga Champions Eropa, normal untuk melewati kesulitan, dalam pertandingan semacam ini ada tekanan, ketegangan…” lanjutnya.

Ketegangan ini juga diakui sendiri oleh Lionel Messi. Sang kapten berhasil melepaskan beban rekan-rekannya tersebut dengan mencetak gol 3-1 dan membuat semuanya lebih mudah.

“Kami sedikit menderita saat kedudukan menjadi 2-1 tetapi dengan gol ketiga, kami semuanya menjadi tenang. Ketika kami menguasai bola, kami melihat versi terbaik kami,” ucap mega bintang asal Argentina tersbeut.

Comments