Joe Hart Ungkap Alasan Berakhirnya Karier di City Setelah Berbincang Dengan Guardiola

Kiper Burnley, Joe Hart, menjelaskan kepindahannya dari Manchester City musim panas lalu setelah ia melakukan perbincangan dengan mantan manajernya, Pep Guardiola.

Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama Sky Sports, Joe Hart berbicara terus terang tentang beberapa hal, termasuk hubungannya dengan Pep Guardiola.

Joe Hart mengatakan dia tidak menyimpan dendam setelah karier 12 tahunnya bersama Manchester City berakhir pada musim panas kemarin.

Penjaga gawang yang kini telah berumur 31 tahun ini mengatakan dia menghormati kejujuran yang diberikan kepadanya oleh Pep Guardiola.

Setelah lebih dari 300 penampilan bersama The Blues, posisi Hart sebagai kiper no. 1 digantikan oleh Claudio Bravo.

Dalam wawancara tersebut, Hart mengatakan bahwa dirinya tak punya masalah dengan keputusan yang diambil oleh bos City untuk posisinya dalam tim. “Saya tak ada masalah  dengan Pep, saya pikir dia adalah manajer top.”

“Dia datang dan berkata yang sejujurnya pada saya. Saya menatap matanya dan menjabat tangannya, saya mengucapkan terima kasih atas kejujurannya. Saya tidak berterima kasih atas pendapatnya, tetapi kejujurannya itu tidak ada duanya. Kami mencoba untuk membuat yang terbaik dari situasi yang buruk bagi kami berdua.” ujar Hart.

“Ya begitulah. Saya sudah moved on dari itu, bekerja keras, berlatih dengan City, saya disambut kembali dalam beberapa laga pra musim terakhir. Itu bisa dengan mudah menjadi sesuatu yang bikin canggung, tapi itu tidak terjadi.”

Faktor yang mempengaruhi keputusan Guardiola untuk Hart adalah kemampuan dirinya dengan bola di kakinya. Sedangkan dengan Bravo, Pep lebih suka dengan kapasitas distribusinya.

Mengenai kritikan tentang gerak kaki yang dilakukannya, Hart mengatakan bahwa ia mengikuti instruksi dari pelatih. “Saya melakukan apa yang diminta oleh manajer saya, untuk yang terbaik dari kemampuan saya. Saya tidak mengatakan saya brilian atau mengatakan saya sempurna.”

Comments