Raheem Sterling: Ibuku Selalu Menyuruh Untuk Mencintai Diri Sendiri

Paul Pogba vs Eric Bailly…Siapa yang Lebih Unggul di Manchester United?

Tindakan rasis dari suporter sepakbola bahkan pemain sepakbola memang tak bisa dimaafkan. Baru-baru ini, kejadian Moise Kean di Italia dan komentar kontroversial Leonardo Bonucci membuat banyak orang geram, termasuk Raheem Sterling.

Sterling sendiri kerap menjadi korban perlakuan rasis ini dari tribun suporter atau bahkan dari media massa. Tapi Sterling adalah pemain yang cukup berani dan nyaring di media untuk melawan rasisme. Tak heran juga banyak yang mengagumi tindakan pemain Manchester City tersebut.

“Aku tahu aku berkulit hitam dan aku senang dengan itu, aku bangga. Saya percaya diri dengan tubuh saya. Pada saat yang sama itu tidak benar. Beberapa orang tidak dapat menerimanya. Tapi ibuku selalu menyuruhku untuk mencintai diriku sendiri dan siapa aku,” ujarnya dilansir Irish Examiner.

‘I’m black and I’m proud’ – Sterling

“Saya hanya bisa berbicara tentang peristiwa (rasisme) yang terjadi pada saya dan orang-orang di sekitar saya. Saya tidak berusaha menjadi seseorang yang mencoba memimpin atau sesuatu seperti itu. Saya hanya bisa meningkatkan kesadaran dan bagi orang-orang di tempat yang lebih tinggi untuk melakukan pekerjaan mereka – membawa pendidikan ke arah yang lebih baik. “

“Saya benar-benar tidak berpikir saya bisa membuat perbedaan (dengan komentar dan aksi saya). Karena kasus rasisme ini memang telah terjadi sejak sebelum saya lahir, sejak sebelum orang tua saya lahir.”

‘Rose racism issue a 30-year problem’ – Pochettino on Tottenham defender’s comments

Comments