Pep: “Aku paham rasa frustrasi Aguero”

Pep Guardiola mengatakan ia paham jika Sergio Aguero dalam masa frustrasi di bawah asuhannya. Namun, hal itu tidak akan bermasalah selama ia tetap bersama rekan-rekannya di Manchester City.

Sergio Aguero sedang bermasalah akhir-akhir ini ketika posisinya di starting line­-up mulai tersisih. Namun, Aguero membuktikan ketajamannya ketika mencetak brace saat Manchester City membantai Bournemouth, 4-0, Sabtu (23/12) malam. Hasil itu sekaligus menandai rentetan kemenangan selama 17 pertandingan beruntun.

Namun, di luar hasil positif itu, Pep Guardiola mengkhawatirkan etika tim saat pertandingan. “Aku dulu juga pemain sepak bola dan tahu jika ia (seorang pemain) digantikan, dia akan sedih dan kecewa. Tetapi tugas kita (sebagai pelatih) adalah mencari cara untuk memenangkan pertandingan,” ujar Guardiola pasca pertandingan.

“Aku berusaha membuat relasi yang bagus dengan para pemain karena kami bersama dan sangat paham jika mereka kecewa tetapi kadang kupikir Gabriel (Jesus) juga layak bermain. Aku paham hal ini.”

“Hal yang paling penting adalah saling menghormati satu sama lain. Tidak bahagia bersamaku—itu bukan masalah. Mereka punya hubungan yang sangat luar biasa, di ruang ganti—sebuah mimpi untuk ke sana setiap hari dan melihat mereka. Itu hal yang terpenting.”

“Aku paham perasaannya (Aguero) tetapi aku sangat menghargai Sergio. Apa yang telah ia capai, apa yang ia lakukan dan yang akan ia lakukan ke depan. Ia adalah legena. Ia yang memutuskan apa pun yang berkenaan dengan kehidupannya, masa depannya, dan aku sangat senang memiliki ia di sini,” tambah Guardiola.

City sangat dominan dalam pertandingan melawan Bournemouth. Pada pertandingan itu, untuk pertama kalinya dalam musim ini, Danilo turut menyumbang gol bagi City.

Comments