Mourinho dan Ederson bertengkar pasca pertandingan

Peristiwa menarik terjadi pasca Derbi Manchester. Bos United, Jose Mourinho, dikabarkan bertengkar dengan kiper City, Ederson.

Jose Mourinho dikabarkan bertengkar dengan Ederson di lorong pemain, menyusul kekalahan United dalam lanjutan Liga Primer Inggris. Kekalahan itu sendiri memperlebar marjin selisih angka menjadi sebelas.

Pelatih asal Portugal itu terlihat menuduh sang kiper karena dianggap mengulur waktu di akhir laga. Tuduhan itu diduga menjadi penyebab pertengkaran keduanya. Aksi tak terpuji saling dorong pun terjadi antara Mou dan Ederson. Polisi dan steward pertandingan turut melerai keduanya, sementara botol berisi air dan susu terlempar ke arah Mourinho.

Mou dan anak buahnya dikabarkan tak senang karena tetangganya itu terlalu berisik menyusul kemenangan dengan gol yang dicetak David Silva dan Nicolas Otamendi itu. Para punggawa Setan Merah menganggap City berusaha memprovokasi dengan nyanyain dan lagu yang diputar keras-keras.

Mourinho juga dibuat jengkel dengan keputusan wasit Michael Oliver yang tak memberikan hadiah penalti menyusul dijatuhkannya Ander Herrera di kotak terlarang. Oliver malah menganggap Herrera melakukan diving dan memberikannya kartu kuning.

Pada konferensi pers, Mou menyindir kemenangan The Citizens, “Manchester City adalah tim yang sangat bagus dan mereka dilindungi oleh keberuntungan, dan dewa sepak bola berada di belakang mereka.”

“Reaksi pertamaku, maaf untuk Michael karena sebenarnya ia memimpin pertandingan dengan baik, sayangnya ia membuat satu kesalahan penting.”

“Ini seperti musim lalu. Sama persis. Kamu bisa berbicara apa pun, kamu bisa bawa teori sepak bola mana pun, statistik pertandingan, penguasaan bola, kamu bisa bawa apa pun yang kamu inginkan—tetapi sama seperti musim lalu, pinalti sangat krusial di pertandingan,” tambahnya.

Mou juga menyesali dengan double save yang dilakukan Ederson di menit akhir pertandingan. “Ya mereka (City) lebih banyak menguasai bola, ya mereka mengontrol pertandingan tetapi penyelamatan terbaik adalah double save yang dilakukan kiper mereka (Ederson dari Romelu Lukaku dan Juan Mata) dan keputusan terpenting di laga ini adalah keputusan sial dari Michael (Oliver).”

Comments