Barcelona diklaim tak punya filosofi lagi

Jeffren Suarez, jebolan akademi La Masia, menilai Barcelona sudah kehilangan filosofi dasarnya.

Hingga periode awal 2000-an, Blaugrana masih sering mengandalkan produk akademinya. Xavi, Andres Iniesta, Lionel Messi adalah contoh nyata tersebut. Sayang, kebijakan tersebut mulai memudar.

Suarez tentu kecewa atas perubahan tersebut. Sejak beberapa musim terakhir, Barca lebih sering membeli pemain setengah jadi dengan harga mahal – mengikuti tren klub-klub besar Eropa.

“Belakangan ini, filosofi itu mulai hilang. Saya rasa mayoritas tim melakukan transfer dan Barca harus mengikutinya.”

“Sangat disayangkan karena kita tahu bahwa Barcelona selalu mengambil pemain dari akademi dan saya pikir karena itulah banyak pemain yang memutuskan untuk melanjutkan karier mereka di tempat lain.”

“Sekarang mereka lebih suka bertaruh untuk pemain luar. Karena klub ini melihat tim besar mendatangkan pemain dari seluruh penjuru dunia, mereka berpikir bahwa kalau ingin berada di level yang sama, mereka harus belanja.”

“Tapi saya tidak berpikir mereka perlu melakukannya. Kembali ke filosofi akademi bakal jauh lebih baik,” pungkasnya.

Bintang Venezuela itu naik dari akademi dan melakoni debut pada 2006 ketika masih berusia 18 tahun. Ia bertahan di Camp Nou hingga 2011, lalu merapat ke Sporting CP dengan alasan menit bermain.

“Kita semua tahu bahwa meninggalkan Barcelona adalah perubahan besar. Rasanya seperti kembali ke kenyataan,” ungkap Jeffren pada Marca.

“Pada mulanya, ini tidak mudah, tapi seseorang harus mengubahnya. Barcelona adalah tim top dan tim lain juga bagus, tapi mereka takkan jadi seperti Barcelona.”

Comments