Clattenburg: Mourinho pengaruhi keputusan saya

Mark Clattenburg, mantan wasit Liga Primer Inggris, menganggap kritik Jose Mourinho sebagai titik awal kemunculan niatnya untuk hengkang.

Sempat disebut sebagai salah satu wasit terbaik Inggris, bahkan dipercaya untuk memimpin final Piala Dunia 2010, Clattenburg justru pergi dari EPL. Kini ia menjadi bagian dari asosiasi wasit di Federasi Sepakbola Arab Saudi.

Ternyata keputusan untuk pergi itu terjadi di malam laga antara Manchester United dan Stoke City.

“Saya menjadi wasit pertandingan ketika Wayne Rooney memecahkan rekor Bobby Charlton dan Mourinho datang ke ruang ganti saya dan ia tidak senang dengan handball di kotak penalti yang tidak saya berikan,” ungkap Clattenburg tentang laga Man United kontra Stoke City yang berakhir imbang 1-1 itu.

“Saya meninggalkan lapangan di Stoke, yang selalu jadi stadion paling dingin, ia selalu becek dan menyedihkan, dan memimpin Man United tak pernah jadi laga mudah.”

“Ketika mengakhiri laga itu, saya merasa dengan jelas bahwa saya melakoni performa baik dan untuknya [Mourinho] datang ke ruang ganti dan mengkritik performa saya atas handball yang seharusnya saya lihat, yang sudah jelas mengenai dada. Saya tahu saya benar, tapi ia menanamkan benih keraguan dalam pikiran saya.”

“Saya mengendarai mobil sejauh 250 mil dan berpikir saya mungkin telah melakukan kesalahan besar. Istri saya tahu sikap saya berubah, dan saya berpikir, ‘Apakah saya masih ingin jadi bagian dari ini? Apakah saya ingin jadi wasit?’

“Dan saya melakukan renungan pribadi. Saya tidak menikmatinya lagi seperti dulu dan saya harus ganti suasana,” pungkasnya.

Comments