MU menangi laga lawan Arsenal

Duel panas menjadi momentum Arsenal untuk menjaga tren kemenangan. Namun, hasilnya justru antiklimaks.

Laga panas tersaji di pekan ke-15 Liga Primer Inggris antara Arsenal melawan Manchester United, Minggu (3/12) dini hari. Tampil lebih bertahan, Setan Merah justru unggul cepat di menit empat babak pertama. Adalah tendangan keras mendatar Antonio Valencia di dalam kotak pinalti yang mampu memperdaya Petr Cech. Paul Pogba menjadi arsitek dalam terciptanya gol pertama ini.

Jesse Lingard menggandakan keunggulan Manchester United di menit 11. Ia menerima sodoran bola hasil gerakan indah Anthony Martial yang mengecoh Laurent Koscielny di kotak pinalti. Tertinggal dua gol di lima belas menit awal membuat anak asuh Arsene Wenger tersentak. The Gunners berusaha mengejar ketertinggalan defisit gol. Praktis, Mesut Ozil, dkk mengurung pertahanan United.

Alexandre Lacazette dan Aaron Ramsey mencoba peruntungan masing-masing di menit 20 dan semenit setelahnya. Namun, David De Gea masih terlalu tangguh bagi mereka. Arsenal berkali-kali memborbadir pertahanan Setan Merah. Tetapi, De Gea tampil gemilang di bawah mistar gawang. Kemelut di depan gawang De Gea terjadi di menit 32, namun situasi itu belum mampu dimanfaatkan Lacazette untuk mencetak gol. Tendangannya yang sempat membentur bek United masih tertahan oleh mistar bagian atas. Peluang Granit Xhaka beberapa detik kemudian juga tak mengubah kedudukan. Tendangan kerasnya dari dalam kotak pinalti hanya sedikit menyamping di sisi kiri gawang De Gea.

Meski tampil bertahan, para bek United terlihat sangat mudah dilewati para pemain Arsenal yang bermain cepat. Di babak pertama, total 14 tendangan terjadi ke gawang De Gea dengan tujuh shoot on target. Sementara anak asuh Jose Mourinho hanya mengemas tujuh tendangan dengan dua di antaranya mengarah ke gawang.

Di paruh kedua, Arsenal memulai inisiatif serangan. Hasilnya, di menit 49, Lacazette mampu membobol gawang De Gea. Berawal dari umpan Ozil, Ramsey yang mampu lolos dari jebakan offside menerima umpan itu. Meski Ramsey terlihat ragu apakah dirinya dalam posisi offside, ia berhasil memberi sodoran bola pada Lacazette yang berada dalam posisi satu lawan satu dengan De Gea. Ia berhasil menceploskan bola dan kembali menghidupkan harapan publik Emirates Stadium.

Lingard justru jadi dewa kematian Arsenal. Pogba kembali jadi arsitek gol ketiga MU di menit ke-63 setelah dribelnya mampu mengecoh Koscielny di kotak pinalti. Melihat posisi Lingard yang tak terkawal, ia memberika sodoran bola—yang sekaligus mengecoh Cech. Dengan mudah Lingard membawa United menjauh dari kejaran defisit gol The Gunners.

Pogba yang tampil apik justru harus keluar lebih cepat di menit 74 saat dirinya dikartu merah Andre Marriner. Ia dianggap melakukan pelanggaran keras setelah menginjak kaki Hector Bellerin. Meski Wenger memasukkan Olivier Giroud dan Danny Welbeck di pertengahan babak kedua, namun mereka tak mampu mengejer ketertinggalan gol. Bek United di babak kedua tampil lebih disiplin sehingga mereka mampu mengamankan tiga poin.

Hasil ini mengamankan United di posisi dua sementara, selisih lima poin dari pemuncak klasemen. Sementara bagi Arsenal, mereka harus turun ke peringkat lima karena Liverpool berhasil menang di pertandingan lain.

Comments