Leicester City bukan lagi klub yang dicintai

Jamie Redknapp memandang Leicester City kini bukan lagi klub yang dicintai karena terlampau kerap memecat manajer tanpa memandang jasa.

Leicester City secara mengejutkan memecat manajernya, Craig Shakespeare. Performa mereka memang menurun dalam beberapa waktu ke belakang, tapi tak bisa dibilang signifikan.

Apalagi Shakespeare merupakan sosok krusial keberhasilan Leicester menghindari zona degradasi musim lalu. Publik pun jadi teringat tragedi yang menimpa Claudio Ranieri, yang dipecat tak lama usai antarkan Si Rubah juara Liga Primer Inggris.

Pandit sepakbola terkenal asal Inggris, Jamie Redknapp, tak pelak amat mengecam keputusan tersebut. Dia lantas menyebut Leicester kini bukan lagi klub yang layak untuk dicintai.

“Ini menjadi bukti akan mereka [petinggi Leicester]. Para pemilik ini hanya melihat timnya dan tidak paham mengapa mereka tidak berada di puncak liga,” ujar Redknapp, seperti dilansir Sky Sports.

“Mereka [Leicester] sukses meraih pencapaian luar biasa di sepakbola. Ketika mereka memenangkan liga, mereka punya tim yang hebat.

“Namun seketika Anda mendapati laju buruk, alih-alih memberi sedikit waktu, mereka justru berkata ‘tidak, mari pecat manajer.’ Saya rasa itu tidak berguna, sampah!

“Dengan cepat mereka kehilangan cinta [dari banyak orang]. Ini memalukan. Mereka perlu berkaca dan menyadari bahwa mereka tidak bisa terus-terusan memecat manajer. Anda takkan pernah sukses jika seperti itu,” tandasnya kesal.

Comments