Serba-serbi Piala Dunia 1990, minim gol dan kartu merah terbanyak

‘Algeria can win AFCON’ – Leicester forward Ghezzal

Fakta Piala Dunia 1990

Tuan rumah: Italia
Waktu penyelenggaraan: 8 Juni–8 Juli 1990
Juara: Jerman Barat
Top scorer: Salvatore Schillaci (Italia, 6 gol)

Partai final: Jerman Barat 1-0 Argentina

Laga ini berlangsung di Stadion Olimpico, Roma. Tempo permainan pada laga puncak ini dapat dikatakan berlangsung lambat. Kedua tim cenderung bermain hati-hati.

Hal tersebut dianggap karena pengaruh perubahan paradigma bermain saat itu, yakni asal tim menang.

Banyaknya gol yang tercipta oleh sebuah tim tidak berarti apabila gagal meraih kemenangan pada pengujung laga.

Laga final pun berlangsung demikian. Pertandingan itu akhirnya dimenangi Jerman Barat dengan skor 1-0 lewat gol Andreas Brehme lewat titik penalti karena pelanggaran yang dilakukan bek Argentina, Nestor Sensini, pada menit ke-85. Jerman pun meraih trofi ketiga Piala Dunia.

Statistik

Tim: 24
Pertandingan: 52
Gol: 115 gol
Penonton: 2.516.354

Trivia

– Piala Dunia 1990 tercatat sebagai turnamen Piala Dunia yang paling minim gol, yakni 115 gol dari 52 pertandingan. Catatan itu adalah yang terendah sejak 1930.

– Piala Dunia 1990 juga menjadi turnamen dengan kartu merah paling banyak dikeluarkan wasit. Total 16 kartu merah dikeluarkan oleh wasit.

– Wasit menambahkan waktu delapan menit pada babak pertama laga semifinal antara Italia versus Argentina karena dia lupa untuk memeriksa jam tangannya.

– Meksiko dilarang berpartisipasi di turnamen ini setelah dinyatakan bersalah karena dengan sengaja menurunkan pemain yang lebih tua dalam ajang di bawah usia 20 tahun.

– Kamerun menjadi tim pertama Afrika yang mencapai babak delapan besar.

– Republik Irlandia mencapai delapan besar tanpa memenangi pertandingan (selain dari adu penalti), hanya mencetak dua gol dalam proses.

– Argentina adalah tim pertama di final Piala Dunia yang tidak mencetak gol.

– Franz Beckenbauer (Jerman Barat) menjadi orang pertama yang memenangi Piala Dunia sebagai kapten (1974) dan pelatih.

– Pemain Argentina, Pedro Monzon, menjadi pemain pertama yang diganjar kartu merah pada babak final Piala Dunia setelah melanggar Juergen Klinsmann (Jerman Barat).

– Gol Roger Milla untuk Kamerun melawan Kolombia pada babak kedua membuatnya menjadi pemain tertua yang pernah mencetak gol pada putaran final Piala Dunia, yakni 38 tahun dan 20 hari. Dia mematahkan rekornya sendiri empat tahun kemudian.

Comments