Tak jadi perpanjangan waktu, tak-tik Allegri sia-sia

Pelatih Juventus Max Allegri kembali bernasib sial setelah harapan untuk lolos ke semi-final Liga Champions harus gagal.

Perwakilan Italia itu telah membalikkan defisit 3-0 di laga pertama melawan Real Madrid dengan performa heroik di Bernabeu. Namun hadiah penalti bagi tuan rumah di penghujung babak kedua membuat usaha mereka seperti sia-sia.

Aksi yang dilakukan Medhi Benatia kepada Lucas Vazques yang membuat wasit menunjuk titik putih masih diperdebatkan, apakah memang layak diberikan ganjaran penalti atau tidak.

Allegri menawarkan tanggapan yang lebih cermat dibanding Buffon, tetapi dia tetap kecewa karena tidak mendapatkan kesempatan untuk menerapkan rencananya di perpanjangan waktu.

“Saya merasa pahit karena kami tidak diberi kesempatan untuk mendapatkan waktu tambahan,” katanya.

“Saya memiliki dua lagi pergantian yang direncanakan untuk perpanjangan waktu dan saya yakin kami bisa melakukannya.”

“Laga pertama telah memberi saya kepercayaan diri, kami bisa melakukan ini dan berhak mendapat setidaknya waktu tambahan. Tak ada gunanya bersedih.”

Dia mengakui bahwa VAR dapat membantu Oliver dalam momen yang menentukan.

“Saya baru saja memberitahu Oliver itu bukan penalti yang jelas. Kami telah kalah sehingga tidak banyak yang bisa dikatakan (tentang VAR). Itu masalah UEFA,” Allegri menambahkan.

“Saya selalu mengatakan VAR adalah alat yang berguna yang dapat membantu membuat keputusan yang obyektif, tetapi kami tidak memilikinya di sini (Liga Champions).”

Sementara itu, Zinedine Zidane mengatakan bahwa itu penalti walau dia mengakui tidak melihat insiden itu.

“Itu penalti, mereka bilang itu penalti. Saya tidak melihatnya,” katanya.

“Wasit memberikan keputusan itu dan saya tidak bisa mengubah itu, tapi saya pikir itu penalti.”

Comments